Jawa Pos Radar Madiun - Pertandingan hidup mati timnas Indonesia vs Filipina di macth terakhir putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menyita perhatian pecinta bola tanah air.
Tak hanya stadion yang dipadati puluhan ribu penonton, di berbagai tempat juga digelar acara nonton bareng (nobar).
Nah, pada acara nobar di Jakarta International Velodrome yang menghadirkan Tommy Welly tadi malam (11/6), pengamat sepak bola yang akrab disapa Bung Towel itu mendapat perlakuan tidak mengenakkan.
Towel dilempat botol minuman oleh seorang oknum penonton di acara nobar itu yang kemudian viral di medis sosial.
Dalam video berdurasi 26 detik yang dibagikan akun @berheetump di Twitter (sekarang X), terlihat Towel sedang memberikan pendapatnya tentang performa timnas Indonesia di panggung.
Tidak lama berselang, tiba-tiba melayang sebuah botol minuman ke panggung. Beruntung, tidak mengenai sasaran.
Oki Rengga, salah seorang yang memandu acara itu pun langsung meminta penonton tertib.
"Hei, di atas panggung, bukan cuma Towel, tapi ada aku. Jangan lempar-lempar, lah!" kata Oki.
Towel selama ini dikenal kerap mengeluarkan kritik pedas seputar timnas Indonesia selama dipegang Shin Tae-yong maupun PSSI. Terutama terkait naturalisasi pemain.
Pertandingan Indonesia vs Filipina sendiri dimenangkan tim Garuda 2-0. Dua gol timnas dicetak Thom Haye dan Rizky Ridho.
Hasil ini membuat Indonesia menduduki peringkat 2 klasemen akhir grup F dan berhak lolos putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang lolos putaran ketiga. Kontestan lain seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Singapura dipastikan tersingkir.
Sebanyak 18 tim kontestan putaran ketiga akan dibagi dalam tiga grup. Masing-masing bakal melakoni 10 laga (5 home, 5 away).
Di putaran ketiga, Indonesia kemungkinan masuk pot 6 sehingga berpotensi bertemu raksasa Asia seperti Jepang, Iran, dan Korea Selatan.
Putaran tiga kualifikasi Pilaa Dunia 2026 zona Asia bakal.digelar mulai September 2024 hingga 10 Juni 2025. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto