Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Profil Sudirman, Pelatih Baru Persiku Kudus: Mantan Kapten Timnas yang Punya Prestasi Mentereng

Wawan Isdarwanto • Senin, 15 Juli 2024 | 19:45 WIB
Sudirman.
Sudirman.

Jawa Pos Radar Madiun - Sejumlah tim eks Liga 3 yang kini mentas ke Liga 2 terus berbenah.

Persiku Kudus misalnya, merekrut Sudirman sebagai pelatih baru tim berjuluk Macan Muria itu (profil Sudirman ada di bawah).

"Kami dengan bangga mengumumkan Coach Sudirman sebagai pelatih baru Persiku Kudus!" tulis akun ofisial Persiku Kudus dalam unggahannya, Senin (15/7).

''Dengan pengalaman dan dedikasinya, kita siap mengarungi perjalanan baru untuk liga 2 musim depan dengan penuh semangat dan optimisme," tulis akun ofisial Persiku Kudus lagi.

Berikut profil Sudirman dirangkum dari berbagai sumber:

Sudirman lahir Pekanbaru, 24 April 1969. Bakatnya mulai terlihat menonjol saat SMP. Kala itu Sudirman terpilih masuk tim POPSI Riau.

Pada usia 13 tahun Sudirman mengasah kemampuan sepakbolanya di Diklat Medan.

Beberapa tahun kemudian Sudirman ditarik ke Diklat Ragunan hingga masuk timnas U-16 hingga U-19.

Saat berseragan timnas U-19 dia pernah bermain dalam sebuah ajang di Kyoto, Jepang, pada 1988.

Rekan seangkatannya kala itu antara lain Peri Sandria, Alexander Saununu, Listiyanto Raharjo, Bonggo Pribadi, dan Kashartadi.

Karir Sudirman sebagai pemain profesional dimulai di klub Arseto Solo.

Sudirman bermain di klub tersebut kurun 1988-1996 dan menjadi bagian skuad Arseto yang meraih juara kompetisi Galatama 1992.

Sejak itu pula pemain berposisi bek tengah itu langganan membela timnas senior dan didapuk sebagai kapten.

Prestasinya bersama timnas di antaranya juara sepak bola SEA Games 1991 Manila dan perunggu SEA Games 1993 Singapura.

Pensiun sebagai pemain, Sudirman lantas memulai karier sebagai pelatih klub Argo Pantes FC Tangerang pada 2000 hingga 2002.

Setelah itu dia pindah ke Persid Jember. Kemudian, Persisam Putra (2004-2005), Persiko Kotabaru (2005–2006), Tim PON DKI Jakarta (2014–2016).

Dia juga pernah menangani tim Persija Jakarta U-19, Persija U-20, dan Persija senior.

Tangan dinginnya sebagai juru taktik membuat PSSI menunjuknya sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-17 pada 2006-2007.

Setelah itu, Sudirman dipercaya menjadi asisten pelatih Timnas U-19 dan Timnas U-23 Indonesia.

Pada 2010, Sudirman kembali menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia untuk kualifikasi Olimpiade 2012.

Bakat Sudirman di bidang olahraga menurun ke anak-anaknya. Kedua putrinya yakni Nandita Ayu Salsabila dan Tasya Aprilia Putri merupakan pemain voli profesional yang bermain di Proliga.

Nandita saat ini membela Jakarta BIN. Sedangkan Tasya berseragam Jakarta Pertamina Enduro.

Sementara, anak lelakinya bernama Risky Sudirman merupakan seorang penjaga gawang.

Risky tercatat pernah membela Persija dan PSPS Riau serta sempat masuk tim Garuda Select.(isd)

Editor : Wawan Isdarwanto
#sudirman #pelatih #persiku kudus #liga 2 #profil