Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Head to Head Jakarta LaVani vs Bhayangkara Presisi: Superior, Dio Zulfikri Cs Diunggulkan Juara Proliga 2024 Putra

Wawan Isdarwanto • Selasa, 16 Juli 2024 | 19:04 WIB

Jakarta LaVani jadi tim pertama sektor putra yang lolos grand final.
Jakarta LaVani jadi tim pertama sektor putra yang lolos grand final.

Jawa Pos Radar Madiun – Jakarta LaVani akan menghadapi Bhayangkara Presisi di grand final Proliga 2024.

Ini merupakan ulangan partai puncak musim lalu. Kala itu LaVani yang keluar sebagai juara setelah mengalahkan Bhayangkara Presisi 3-2.

Bagaimana dengan grand final musim ini? Berdasarkan head to head Jakarta LaVani vs Bhayangkara Presisi, tim milik mantan Presiden SBY itu lebih diunggulkan untuk meraih juara.

Dalam empat pertemuan selama babak reguler hingga final four, Bhayangkara Presisi tak pernah bisa mengalahkan LaVani.

Bahkan, Bhayangkara Presisi tak pernah mampu mencuri satu set pun alias selalu kalah 0-3 setiap menghadapi LaVani.

Pun, di antara tujuh kontestan Proliga 2024 putra, LaVani menjadi tim paling superior dengan hanya menelan dua kekalahan dalam 18 laga dari babak reguler hingga final four.

Kekalahan pertama LaVani terjadi saat menghadapi Jakarta STIN BIN pada 2 Mei 2024. Kala itu, Dio Zulfikri cs menyerah 0-3.

Sedangkan kekalahan kedua dialami LaVani saat melawan Palembang BSB pada 18 Mei. Ketika itu, tim besutan Nicolas Ernesto Vive tersebut kalah 2-3.

Performa mengerikan LaVani tidak terlepas dari keseimbangan permainan tim tersebut.

LaVani memiliki kemampuaan dalam hal serve, serangan, dan defens yang sama baiknya.

Kedua, LaVani memiliki kedalaman skuad yang bagus. Kemampuan pemain inti dan cadangan tidak jauh berbeda sehingga memudahkan pelatih melakukan rotasi.

Posisi setter misalnya. Ketika Dio Zulfikri terlihat mulai kelelahan, pelatih bisa memasukkan Reihan Andiko yang memiliki kemampuan tak jauh beda dengan Dio.

LaVani juga memiliki pemain-pemain dengan kemampuan setara di sektor hitter seperti Boy Arnez dan Fahri Septian.

Alhasil, saat hanya memasang satu pemain asingnya pun LaVani tetap sulit dikalahkan.

Pertandingan grand final LaVani vs Bhayangkara Presisi bakal digelar 21 Juli mendatang di Indonesia Arena, Jakarta. (isd)

Editor : Wawan Isdarwanto
#Proliga 2024 #Bhayangkara Presisi #Jakarta LavAni #grand final #head to head