Jawa Pos Radar Madiun - Gareth Southgate memutuskan mundur dari kursi pelatih timnas Inggris.
Keputusan itu tidak terlepas dari kegagalan Inggris meraih gelar juara Euro 2024 setelah di final dikalahkan Spanyol 2-1.
Kekalahan itu merupakan yang kedua beruntun bagi The Three Lions setelah pada edisi 2020 Inggris juga gagal juara.
"Sebagai orang Inggris yang bangga, sebuah kehormatan dalam hidup saya bisa bermain dan menjadi manajer Inggris. Itu berarti segalanya buat saya dan saya sudah memberikan segalanya," ucap Southgate dikutip dari BBC.
FA, PSSI-nya Inggris, sejatinya berharap pelatih berusia 53 tahun tersebut bertahan setidaknya hingga Piala Dunia 2026 .
Namun, keputusan Southgate untuk mundur sudah bulat.
Dikutip dari Sky Sports, ada tiga kandidat yang dibidik FA sebagai pengganti Gareth Southgate.
Yakni, pelatih Newcastle United Eddie Howe, mantan arsitek Chelsea Graham Potter, dan
eks pelatih Chelsea Mauricio Pochettino.
Southgate menangani timnas Inggris sejak 2016. Prestasinya bersama timnas tidak bisa dibilang buruk.
Pada Piala Dunia 2018 dia berhasil membawa Inggris lolos semifinal.
Sedangkan di Piala Dunia 2022 Southgate membawa Inggris melaju hingga perempatfinal.
Sementara di Euro 2020 mencapai final. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto