Jawa Pos Radar Madiun - Gregoria Mariska gagal ke final tunggal putri cabor badminton Indonesia Olimpiade Paris 2024,
Itu setelah hasil pertandingan Gregoria Mariska vs An Se Young di semifinal pada Minggu (4/8) siang WIB dimenangkan ASY.
Dengan hasil ini Indonesia memastikan gagal mengulang tradisi emas dari cabor badminton di olimpiade.
Set pertama Jorji langsung memimpin 2-0. Pukulan ASY yang melebar membuat Jorji menjauh 3-0.
ASY sempat mendekat 2-4, namun Jorji kembali menjauh 7-3.
Penempatan bola Jorji yang ciamik membuat ASY kewalahan dan semakin tertinggal 5-10, kemudian 7-12.
Setelah itu, Jorji terus mempertahankan konsistensi permainan. Sementara ASY belum bisa keluar dari tekanan.
Jorji akhirnya berhasil merebut set pertama dengan skor telak 21-11.
Set kedua ASY unggul cepat 3-1, kemudian 5-2.
Namun, Jorji yang terap tetap bermain taktis mampu mendekat 5-7.
Jorji kembali mendekat 9-10. Namun ASY mampu meraih empat poin beruntun dan kembali menjauh 14-9.
ASY yang mulai menemukan kepercayaan diri akhirnya menang 21-13. Laga pun berlanjut ke set ketiga.
Baca Juga: Data dan Fakta usai Gregoria Mariska Lolos Semifinal Olimpiade Paris 2024 Cabor Badminton
Di set penentuan ini Jorji gagal membendung ketangguhan ASY hingga kalah dengan skor 16-21.
Di final ASY akan menghadapi pemenang partai semifinal lainnya antara Carolina Marin vs He Bin Jiao.
Sekadar diketahui, Indonesia kali pertama meraih emas di Olimpiade 1992.
Bahkan, kala itu berhasil mempersembahkan dua emas lewat Susi Susanti dan Alan Budikusuma.
Sejak itu cabor badminton Indonesia rutin mempersembahkan emas, kecuali edisi 2012.
Terakhir di Olimpade Tokyo 2020 emas dipersembahkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto