Jawa Pos Radar Madiun - Jairo Riedewald menjadi topik hangat dalam beberapa waktu terakhir terkait kemungkinan dia menjalani naturalisasi guna memperkuat Timnas Indonesia.
Ia membuat gempar warganet lantaran memasang bendera Indonesia di bio akun Instagramnya, @jriedewald.
Santer dirumorkan, Jairo Riedewald akan menjalani naturalisasi guna memperkuat timnas pada Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Kehadiran pemain berdarah Belanda-Suriname-Indonesia yang malang melintang di Liga Primer Inggris dan kompetisi lain di Eropa akan menambah dimensi permainan timnas.
Terutama dalam hal taktik dan strategi yang diterapkan oleh pelatih Shin Tae-yong.
Berikut alasan kenapa Jairo Riedewald adalah kepingan puzzle terakhir Shin Tae-yong untuk membuat timnas semakin gacor.
Fleksibilitas Taktik Shin Tae-yong
Shin Tae-yong dikenal dengan fleksibilitas taktisnya. Ia kerap menggunakan formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1 dengan transisi cepat antara bertahan dan menyerang.
Dalam formasi ini, Jairo Riedewald, yang memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang bertahan, bek tengah, atau bek kiri, akan menjadi pemain kunci.
Kemampuannya dalam melakukan pressing dan mengalirkan bola dengan cepat ke pemain yang lebih kreatif bisa menyeimbangkan pertahanan dan serangan timnas.
Percepat Transisi Permainan
Jairo Riedewald dapat ditempatkan sebagai gelandang bertahan dalam formasi 4-2-3-1, di mana ia akan bertindak sebagai penghubung antara lini belakang dan lini tengah.
Dengan kemampuan defensif yang solid dan pengalaman di liga-liga Eropa, ia bisa memberikan stabilitas di lini tengah serta menjadi titik awal serangan balik cepat.
Tentu, ini sesuai dengan gaya permainan yang diusung Shin Tae-yong.
Selain itu, Jairo juga bisa ditempatkan sebagai bek tengah dalam skema 3 bek, memberikan fleksibilitas tambahan bagi tim.
Jam Terbang Tinggi di Liga Tersulit Eropa
Indonesia membutuhkan pemain dengan pengalaman dan kualitas seperti Jairo untuk menghadapi lawan-lawan berat di kompetisi internasional.
Hal itu dimiliki Jairo Riedewald.
Ia diketahui telah bermain di Crystal Palace sejak 2017 hingga akhirnya hijrah ke Royal Antwerp di awal musim ini.
Kemampuan Jairo dalam membaca permainan, tekel bersih, dan distribusi bola yang presisi juga akan sangat membantu Timnas dalam mengontrol tempo pertandingan.
Dimensi Baru untuk Timnas Indonesia
Bayangkan Jairo Riedewald bermain di lini tengah bersama Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-on.
Nathan dan Thom Haye bakal lebih leluasa berkreasi dengan kehadiran pemain jangkar seperti Jairo.
Pengalaman dan fleksibilitas Jairo dalam berbagai posisi defensif akan sangat diperlukan untuk meningkatkan performa tim.
Terutama dalam pertandingan-pertandingan internasional yang menuntut strategi matang dan eksekusi yang presisi. (naz)
Editor : Mizan Ahsani