Jawa Pos Radar Madiun - Liga 2 mulai musim ini menerapkan format baru.
Jika sebelumnya ada 8 klub yang terdegradasi ke Liga 3, kelak bertambah satu menjadi 9.
Berikut format selengkapnya:
1. Sembilan klub terbawah akan terdegradasi ke Liga 3.
2. Setelah babak penyisihan grup, nantinya akan ada babak 8 besar memperebutkan tiga tiket promosi ke Liga 1 dan 18 besar untuk menentukan tim yang terdegradasi ke Liga 3.
3. Di babak 8 besar, peringkat pertama dan kedua masing-masing grup berhak melaju ke babak delapan besar.
Dua klub lainnya diambil dari peringkat ketiga terbaik setiap.grup.
Peserta babak delapan besar dibagi dalam dua grup, masing-masing diisi empat klub.
Peringkat pertama pada masing-masing grup berhak promosi ke Liga 1 2025/2026.
Mereka akan bertarung lagi untuk memperebutkan gelar juara Liga 2 2024/2025.
Satu tiket tersisa untuk promosi ke Liga 1 2025/2026 akan diperebutkan oleh peringkat kedua masing-masing grup babak 8 besar.
3. Babak 18 besar diisi klub-klub yang tidak lolos 8 besar.
Mereka nantinya dibagi dalam tiga grup, masing-masing diisi enam klub.
Tiga klub terbawah masing-masing grup degradasi ke Liga 3.
"Sekarang ada 26 klub yang bertarung di Liga 3. Musim depan, hanya ada 20 klub," kata Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus.
Pada Liga 2 musim lalu PSBS Biak menjadi juara setelah di final menang agregat 6-0 atas Semen Padang. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto