Jawa Pos Radar Madiun - Lee Da-yeong, 27, pemain voli cantik asal Korea yang sebelumnya terlibat dalam skandal kekerasan di sekolah, kini terus melanjutkan kariernya di luar negeri.
Pemain voli wanita yang sempat menjadi bintang di V-League bersama Hyundai Hillstate ini resmi bergabung dengan klub top di Amerika Serikat.
Tim tersebut yakni San Diego Mojo.
Lee Da-yeong akan bermain di liga voli profesional wanita Amerika Serikat (PVF) bersama San Diego Mojo pada musim 2024-2025.
San Diego Mojo mengumumkan perekrutan Lee Da-young melalui situs resminya pada Rabu (4/9).
Dalam pengumuman tersebut, PVF menyatakan, "Tim telah merekrut setter Da-young Lee."
Lee Da-young, yang dikenal memiliki talenta luar biasa sebagai setter, menyatakan kegembiraannya.
"Saya sangat senang bisa bermain untuk tim sekelas ini. Saya ingin membawa kegembiraan dan hasil yang baik bagi tim," ujar Lee Da-yeong, via situs resmi San Diego Mojo.
Sebagai mantan pemain V-League, karier Lee Da-yeong sempat melambung saat ia dipilih dalam draft pemain rookie 2014-2015 oleh Hyundai Hillstate.
Namun, kariernya di Korea terguncang setelah ia terlibat dalam skandal kekerasan di sekolah pada Februari 2021.
Skandal tersebut membuatnya dihukum oleh timnya dan dikeluarkan dari timnas oleh Asosiasi Bola Voli Korea (KOVO).
Setelah skandal tersebut, Lee Da-yeong memilih bermain di luar negeri untuk memulai babak baru dalam kariernya.
Ia memulai perjalanan internasionalnya dengan bergabung bersama PAOK Thessaloniki di Liga A1 Yunani pada musim 2021-2022.
Penampilannya cukup mengesankan sebagai setter utama tim.
Performa apik itu membawanya untuk meneken kontrak dengan Rapid Bucharest di Liga Voli Profesional Rumania pada musim 2022-2023.
Melanjutkan kariernya, Lee Da-young bergabung dengan Bolero Le Canet di Liga Prancis pada musim 2023-2024 sebelum akhirnya memilih melangkah ke Amerika Serikat pada musim depan.
Kepindahannya ke San Diego Mojo menandai titik baru yang menarik dalam perjalanan kariernya.
Skandal Kekerasan Kembar Lee Da-Yeong dan Lee Jae-yeong
Kembaran Lee Da-yeong, yakni Lee Jae-yeong, juga mendapat sorotan karena menyiratkan pensiun dari dunia voli.
Lee Jae-yeong juga dituduh terlibat dalam kasus kekerasan di sekolah.
Ia sempat membantah tuduhan tersebut dan mengungkapkan kekecewaannya terhadap kesalahan informasi yang menyudutkan dirinya.
Kontroversi kekerasan di sekolah yang melibatkan kedua saudara kembar ini menjadi topik hangat di media sosial.
Hal itu menambah lapisan drama dan perhatian publik terhadap kepindahan Lee Da-yeong ke Amerika Serikat.
Banyak yang mempertanyakan bagaimana Lee Da-yeong akan membangun kembali reputasinya di tengah sorotan publik yang terus mengamati langkah kariernya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani