Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Profil Harry Souttar, Benteng Kokoh Australia yang Susah Ditembus Penyerang Timnas

Mizan Ahsani • Rabu, 11 September 2024 | 04:19 WIB
Harry Souttar, pemain bertahan Australia (SOCCEROOS)
Harry Souttar, pemain bertahan Australia (SOCCEROOS)

Jawa Pos Radar Madiun - Dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung Selasa (10/9) malam ini, Harry Souttar menjadi salah satu pemain Australia yang paling membuat kesal pendukung Indonesia.

Bermain di SUGBK, Harry Souttar dkk menahan imbang tuan rumah Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Bek jangkung ini begitu solid menghalau pergerakan pemain timnas dan membaca arah serangan Garuda.

Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick dibuat tak berkutik olehnya.

Bek tengah berpostur tinggi yang bermain untuk Sheffield United ini menunjukkan performa solid di lini belakang, memastikan gawang Australia aman dari serangan-serangan Indonesia sejak menit pertama.

Souttar, yang saat ini bermain di EFL Championship bersama Sheffield United sebagai pemain pinjaman dari Leicester City, membuktikan dirinya sebagai salah satu bek terbaik Australia.

Laga ini menambah deretan penampilan impresif Souttar, yang juga pernah tampil memukau di Piala Dunia 2022 bersama tim nasional Australia.

Bek yang lahir di Skotlandia dan sempat memperkuat Timnas Skotlandia di level junior ini, pada akhirnya memilih membela Australia sejak 2019.

Keputusannya itu terbukti tepat, karena dia menjadi bagian penting dari skuad Socceroos, termasuk dalam perjalanan mereka di Piala Dunia dan kini di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Malam ini, kemampuan Souttar dalam menjaga pertahanan serta kecakapannya dalam duel udara terlihat jelas.

Dengan tinggi badan 198 sentimeter, ia kerap memenangkan duel-duel penting dan menghentikan ancaman-ancaman yang datang dari lini serang Indonesia.

Tidak hanya tangguh di belakang, Souttar juga beberapa kali terlibat dalam situasi bola mati, hampir mencetak gol lewat sundulannya.

Tak heran bek ini dihargai mahal di kasta kedua sepak bola Inggris.

Melansir data Transfermarkt, harga pasar Jay Idzes mencapai Rp 43,45 miliar per 9 September 2024.

Nominal itu kalah jauh dari Harry Souttar yang memiliki harga pasar Rp 139,05 miliar.

Penampilan cemerlangnya ini tentu menjadi perhatian, terutama bagi Leicester City, klub yang meminjamkannya ke Sheffield United untuk musim 2024-2025. (naz)

Profil Singkat Harry Souttar

Nama Lengkap: Harry James Souttar

Tanggal Lahir: 22 Oktober 1998

Usia: 25 tahun (per 2024)

Tempat Lahir: Aberdeen, Skotlandia

Kebangsaan: Australia

Tinggi Badan: 198 cm

Posisi: Bek Tengah

Klub Saat Ini: Sheffield United (dipinjamkan dari Leicester City) di EFL Championship

Kaki Dominan: Kanan

Editor : Mizan Ahsani
#pemain #indonesia #harry souttar #timnas #kualifikasi piala dunia #profil #australia