Jawa Pos Radar Madiun - Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin membuat keputusan berani dengan menduetkan Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri.
Bukilic yang sebelumnya bermain untuk Korea Expressway Hi Pass, dikenal dengan performa mengesankan.
Ia mencatat 935 poin dan tingkat keberhasilan serangan sebanyak 41,85 persen di musim lalu.
Meskipun awalnya berperan sebagai opposite hitter, kali ini Bukilic dimainkan sebagai outside hitter, bertukar peran dengan Megawati di lapangan.
Pelatih Ko Hee-jin melihat bahwa Bukilic tidak hanya kuat dalam serangan, tetapi juga cukup baik dalam menerima bola.
Keputusan ini diambil untuk memaksimalkan peran Bukilic dalam tim.
Menariknya, posisi baru ini juga menjadi tantangan baru bagi Bukilic.
Bahkan, sejak usia 17 tahun, Bukilic mengaku jarang dilatih untuk menerima bola.
"Ini untuk pertama kalinya sejak saya berusia 17 tahun," ujarnya, mengutip dari Naver.
"Tapi tidak masalah, di tim sebelumnya (Hi Pass), saya juga sering berganti posisi dari opposite ke outside," sambung Bukilic.
Statistik Bukilic vs IBK Altos
Pada laga perdana Red Sparks di KOVO Cup 2024 melawan IBK Altos, Senin (30/9) kemarin, Bukilic membuktikan bahwa ia mampu memenuhi ekspektasi Ko Hee-jin.
Dengan efisiensi penerimaan 39,53 persen, 15 dig, dan 31 poin (termasuk 4 blok), Bukilic menjadi salah satu pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Ia berhasil membantu timnya meraih kemenangan 3-2 untuk Red Sparks.
Meskipun melakukan sembilan kesalahan, serangannya tetap efektif dan mampu menutup kekurangan tersebut.
Pelatih Ko Hee-jin memasang target juara untuk musim ini.
Performa Bukilic di posisi outside hitter dan duetnya di lapangan bersama Megawati akan sangat menentukan dalam mencapai tujuan tersebut.
Jika Bukilic dapat menjaga konsistensi, Red Sparks berpotensi menjadi tim yang kuat di V-League 2024/2025. (naz)
Editor : Mizan Ahsani