Jawa Pos Radar Madiun - Red Sparks baru saja tumbang di final KOVO Cup 2024 yang dilangsungkan pada Minggu (6/10).
Menghadapi Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri dkk kalah 1-3 melawan sang juara V-League musim lalu.
Meskipun kalah, Red Sparks cukup memberikan kejutan dengan berhasil merebut set pertama berkat kombinasi duet Megawati dan Vanja Bukilic.
Set pertama dimulai dengan dominasi Hyundai, namun Red Sparks berhasil membalikkan keadaan setelah Megawati dan Bukilic mencetak poin krusial.
Sayangnya, pada set kedua hingga keempat, Hyundai Hillstate mulai menunjukkan dominasi mereka dengan pertahanan kuat dan serangan dari Moma Bassoko dan Jeong Ji-yoon.
Meski begitu, performa individu dari Megawati dan Bukilic menunjukkan kemajuan besar.
Bukilic, yang sebelumnya menjadi opposite hitter untuk Korea Expressway Hi Pass, kini bermain sebagai outside hitter dan menunjukkan potensi yang luar biasa.
Ia kuat dalam menyerang dan membantu pertahanan.
Megawati juga berkontribusi signifikan di sisi serangan dan pertahanan, menunjukkan bahwa duet ini mampu menjadi ancaman besar di musim V-League mendatang.
Selain performa luar biasa dari Megawati dan Buliric, pemain veteran Pyo Seung-ju terus tampil konsisten.
Meski tidak mampu membawa tim meraih kemenangan, peran Pyo dalam mendukung Megawati dan Bukilic sangat penting.
Kombinasi serangan dari kedua pemain asing ini diharapkan dapat membantu tim mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Lee So-young.
Di sektor pertahanan, duo Jeong Ho-young dan Park Eun-jin memberikan kontribusi penting dalam menahan laju serangan lawan.
Blok mereka terhadap Moma Bassoko dan pemain Hyundai Hillstate lainnya menunjukkan bahwa pertahanan Red Sparks tak mudah ditembus.
Meski kalah di KOVO Cup, Red Sparks berhasil menunjukkan peningkatan performa dan kesiapan menghadapi musim V-League 2024-2025.
Sejumlah media lokal di Korea yang memprediksi Red Sparks akan menjadi salah satu pesaing kuat di papan atas klasemen V-League musim depan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani