Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Profil Al Kaf, Wasit Kontroversial yang Pimpin Indonesia vs Bahrain: Gol Menit Akhir untuk Tuan Rumah, Ganjar Kartu Merah Sumardji

Mizan Ahsani • Jumat, 11 Oktober 2024 | 08:26 WIB
KONTROVERSI: Duel panas Indonesia vs Bahrain dipimpin oleh wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf. (AFC)
KONTROVERSI: Duel panas Indonesia vs Bahrain dipimpin oleh wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf. (AFC)

Jawa Pos Radar Madiun - Timnas Indonesia menelan hasil imbang kala menghadapi Bahrain di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis (10/10).

Duel panas Indonesia vs Bahrain dipimpin oleh wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf.

Ia dibantu oleh dua asisten wasit. Mereka yakni Abu Bakar Al-Amri dan Rashid Al Gathi.

Laga panas antara kedua negara tak lepas karena keputusan-keputusan kontroversial wasit.

Di sepanjang laga, Al Kaf kerap menganggap pemain Indonesia melakukan pelanggaran.

Puncaknya di pengujung laga, kendati perpanjangan waktu hanya enam menit, Al Kaf tak kunjung meniup peluit akhir.

Bahkan laga berjalan hingga menit 100.

Di tambahan waktu menit ke sembilan, Bahrain menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol kedua Mohamed Marhoon.

Sesaat usai gol, ia baru meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Seusai pertandingan, ia bahkan mengganjar kartu merah Manajer Timnas Indonesia Sumardji.

Berikut profil sang wasit kontroversial, Al Kaf.

Profil Ahmed Abu Bakar Said Al Kaf

Diketahui, Al Kaf lahir di Oman pada 6 Maret 1983.

Di liga domestik Oman, Al Kaf debut menjadi wasit sejak 2008.

Ia terdaftar di FIFA sebagai wasit sejak 2010.

Al Kaf dikenal akan sikapnya yang tegas dan mudah mengeluarkan kartu.

Bahkan ia rata-rata mengeluarkan lima kartu dalam satu pertandingan.

Sepanjang karier, Al Kaf telah memimpin 114 pertandingan.

Selama itu, ia telah mengeluarkan 343 kartu kuning dan sepuluh kartu merah (belum termasuk laga Bahrain vs Indonesia). (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#sumardji #indonesia #bahrain #Wasit #timnas #kartu merah #profil #kontroversi