Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Cerita Middle Blocker Legendaris Red Sparks usai Pensiun: Dulu Main Bareng Megawati, Kini Mengajar Voli untuk Anak

Mizan Ahsani • Minggu, 13 Oktober 2024 | 18:30 WIB
PENGAJAR: Hang Song-yi memutuskan pensiun dari voli profesional Korea. Terakhir ia berseragam Red Sparks bersama Megawati di V-League 2023/2024. (THE SPIKE)
PENGAJAR: Hang Song-yi memutuskan pensiun dari voli profesional Korea. Terakhir ia berseragam Red Sparks bersama Megawati di V-League 2023/2024. (THE SPIKE)

Jawa Pos Radar Madiun - Han Song-yi pensiun dari voli profesional Korea di V-League musim 2023/2024.

Mantan rekan Megawati Hangestri di Red Sparks itu kini memulai langkah baru dalam hidupnya sebagai pengajar voli untuk anak-anak.

Setelah mengumumkan pensiun, mantan middle blocker yang tujuh musim berseragam Red Sparks itu berperan sebagai pelatih di akademi Pro Volleyball Center (PVC) di Dongtan.

Han Song-yi merasa bangga dengan peran barunya ini, terlebih saat melihat perkembangan para anak didiknya.

"Saya merasakan rasa bangga yang belum pernah saya rasakan sebelumnya," ungkap Han Song-yi, mengutip dari The Spike.

"Melihat anak-anak yang awalnya kesulitan, kini semakin terampil, adalah kebahagiaan tersendiri," imbuh pemain bergelar Best Blocker V-League musim 2020/2021 tersebut.

Mengajar anak-anak bukan tanpa tantangan bagi Han Song-yi.

Ia mengaku sempat khawatir saat pertama kali mengajar.

"Awalnya, saya sering bingung. Apa yang harus saya ajarkan kepada anak-anak? Tapi sekarang, saya mulai terbiasa dan tidak lagi merasa stres saat bertemu mereka," jelasnya.

Beradaptasi dengan lingkungan baru ini tak lepas dari bantuan teman-temannya yang lebih berpengalaman dalam pendidikan usia dini.

"Saya banyak meminta saran dari teman-teman yang sudah lebih dulu terjun ke dunia pendidikan anak-anak. Ini sangat membantu saya memahami cara mendidik pemain muda," ujarnya.

Han Song-yi juga menjelaskan metode pengajarannya. Ia lebih memilih untuk mendorong anak-anaknya dengan pujian.

"Saya sering bilang 'tidak apa-apa' dan 'kamu sudah melakukan yang terbaik' selama pertandingan. Itu benar-benar penting, terutama untuk pemain muda," sebutnya.

"Supaya mereka tidak merasa takut melakukan kesalahan," sambung Han Song-yi.

Han Song-yi berharap bisa mengajarkan voli dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak, sembari menularkan cinta pada olahraga yang telah membesarkan namanya.

"Melihat anak yang awalnya tidak bisa melewati net, kini bisa melakukannya dengan sempurna, sangat menyentuh hati saya," ceritanya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#pemain #megawati #Red Sparks #voli #korea #V-League