Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Juara Dunia FIFAe World Cup Berbagi Taktik Gacor di Football Manager, Main Narrow atau Wider?

Mizan Ahsani • Kamis, 31 Oktober 2024 | 18:00 WIB
JUARA DUNIA: Ichsan Rahmat Taufiq, juara FIFAe World Cup Football Manager 2024 pertama asal Indonesia. (TEGAR RUKMANA/RADAR MADIUN)
JUARA DUNIA: Ichsan Rahmat Taufiq, juara FIFAe World Cup Football Manager 2024 pertama asal Indonesia. (TEGAR RUKMANA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - Ichsan Rahmat Taufiq, pemuda asal Madiun, mencatat sejarah dengan menjadi juara FIFAe World Cup Football Manager 2024.

Bersama rekannya, Budi Muhamad Manar Hidayat selaku asisten manajer, Indonesia membawa pulang gelar juara usai mengalahkan Jerman di partai final, 1 September lalu.

Saat menjadi bintang tamu Obral-Obrol di JawaPos TV Madiun, Rabu (30/10), Ichsan menceritakan pengalamannya mengikuti kompetisi yang digelar di Liverpool, Inggris, itu.

Dia mengaku tak punya banyak ekspektasi ketika mengikuti kualifikasi di tingkat nasional.

"Saya hanya ingin ke Liverpool. Itu saja motivasinya," ujarnya.

Tak disangka, Ichsan keluar sebagai juara. Dia pun ditunjuk mewakili Indonesia di FIFAe World Cup Football Manager 2024.

Menariknya, ketika sudah bertemu lawan-lawan dari berbagai negara, Ichsan mengaku tidak mengalami kesulitan berarti.

Padahal, dia baru bermain Football Manager setahun terakhir.

"Di dalam game ini, kita harus menjadi manajer yang mengatur strategi, moral tim, dan manajemen pemain secara keseluruhan," jelas Ichsan.

Jerman, yang diperkuat Sven Goly sebagai manajer dan T Wheneett selaku asisten, harus takluk dari Indonesia dengan skor 3-0 dan 5-2 di partai puncak.

Sehingga secara total, Indonesia menang 8-2.

Taktik 4-2-3-1 Narrow ala Ichsan

Dalam mengatur taktik, Ichsan lebih senang dengan pendekatan direct. Tidak basa-basi dengan permainan melebar yang banyak passing.

Dia setia menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan gaya permainan narrow yang langsung menusuk jantung pertahanan lawan.

Dengan menerapkan strategi tersebut, Ichsan membuat struktur timnya menjadi lebih kokoh dan sulit ditembus lawan.

Yang juga tak kalah penting, mood para pemain harus dijaga agar tidak kecewa dengan janji kontrak yang tidak terpenuhi.

"Kita harus pandai dalam negosiasi dan memahami pemain," tambahnya.

"Saya harap ini akan menjadi awal yang baik untuk terus berprestasi," tutup Ichsan dengan penuh rasa syukur. (naz)

 

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia #Ichsan Rahmat Taufiq #juara #FIFAe World Cup Football Manager 2024 #madiun #liverpool #taktik