Jawa Pos Radar Madiun - Proliga 2025 baru akan bergulir awal Januari mendatang. Namun panasnya persaingan antar tim sudah mulai terasa.
Klub bola voli putra Jakarta LavAni menilai Jakarta Bhayangkara Presisi masih menjadi lawan terberat untuk musim Proliga 2025.
Rivalitas kedua tim semakin menarik setelah mereka tiga kali berturut-turut bertemu di partai final dalam tiga musim terakhir.
Asisten Pelatih Jakarta LavAni, Roy Makpal, menyebut Bhayangkara Presisi sebagai pesaing utama yang perlu diwaspadai.
Meskipun kompetisi musim ini diprediksi akan semakin ketat dengan kehadiran tim-tim yang telah melakukan pembenahan besar-besaran.
"Kalau saya boleh memilih di antara tim-tim yang ikut serta, ya saya dari LavAni masih memperhitungkan (Jakarta) Bhayangkara Presisi," ujarnya.
"Karena bisa dilihat, kami selalu bertemu di grand final, berturut-turut tiga kali," imbuh Roy Makpal, Selasa (17/12).
Persaingan di Proliga Semakin Ketat
Roy juga mengakui bahwa tim-tim lain seperti Surabaya BIN Samator, Jakarta BNI 46, dan Palembang Bank Sumsel Babel tidak bisa dipandang sebelah mata.
Menurutnya, semua tim peserta Proliga 2025 pasti sudah mempersiapkan diri dengan matang, termasuk mendatangkan pemain-pemain baru dan pelatih berpengalaman.
"Proliga ini kasta tertinggi voli Indonesia. Tim yang ikut pasti sudah menyiapkan timnya dengan baik," bebernya.
"Mulai dari program latihan, perekrutan pemain, hingga pelatih berpengalaman, termasuk dari luar negeri," tambah Roy.
Kekuatan Jakarta LavAni
Saat ini, Jakarta LavAni yang berstatus juara bertahan telah memulai persiapan mereka.
Tim asuhan Nicolas Vives tersebut baru saja menjuarai Livoli Divisi Utama 2024, yang menjadi modal berharga untuk menghadapi Proliga musim depan.
Beberapa nama baru telah bergabung dalam skuad LavAni, termasuk pemain lokal seperti Dimas Saputra dan Jasen Natanael Kilanta.
Selain itu, dua pemain asing berpengalaman, Renan Buiatti dari Brasil dan Taylor Sander dari Amerika Serikat, dipastikan akan memperkuat lini serang LavAni.
“Dengan pemain-pemain baru ini dan persiapan intensif yang kami lakukan, kami optimistis bisa mempertahankan gelar juara Proliga 2025,” ujar Roy.
Jadwal Proliga 2025
Proliga 2025 dijadwalkan akan digelar mulai 3 Januari hingga 11 Mei 2025 dan akan berlangsung di 11 kota di seluruh Indonesia.
Kompetisi ini dipastikan akan menyajikan persaingan sengit dengan tim-tim yang berlomba menjadi juara kasta tertinggi voli Indonesia.
Dengan persaingan ketat dan rivalitas kuat antara Jakarta LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi, Proliga 2025 diprediksi akan menjadi musim yang paling menarik untuk disaksikan.
Apakah LavAni mampu mempertahankan dominasinya, atau Bhayangkara Presisi siap merebut kembali gelar juara? Semua akan terjawab saat kompetisi bergulir. (naz)
Editor : Mizan Ahsani