Jawa Pos Radar Madiun – Pink Spiders yang baru saja menelan dua kali kekalahan beruntun dari Red Sparks dan Hyundai Hillstate melawat ke Gimcheon Gymnasium, Korsel.
Dalam laga putaran ketiga liga voli Korea Selatan hari Selasa 24 Desember 2024 itu, Pink Spiders berstatus sebagai tim tamu.
Lawannya adalah Epressway Hi-Pass yang diperkuat oleh Merelin Nikolova dan Thanacha Sooksood, outside hitter asal Thailand.
Sementara, Pink Spiders menjalani laga tandang dengan skuad full pemain lokal. Dua pemain asing mereka Tutku Burcu dan Anilize Fitzi, terlihat duduk di bangku penonton.
Opposite asal Turki dan middle blocker dari Australia itu dikabarkan cedera dalam laga sebelumnya.
Tutku Burcu mengalami cedera saat mejamu Red Sparks pada tanggal 17 Desember 2024 lalu. Dalam pertandingan kandang itu, mereka kalah dari Megawati Hangestri dan kawan-kawan.
Sementara rekannya Anilize Fitzi dikabarkan mengalami cedera usai pertandingan melawan Hyundai Hillstate.
Set pertama, tim tuan rumah menang atas tim tamunya dengan skor 25-17. Thanacha Sookssod menjadi aktor kemenangan tim asuhan Kim Jong min itu.
Meski hanya diperkuat pemain lokal, Pink Spiders memberikan perlawanan sengit saat set kedua. Kim Yeon koung, ratu voli Korea, memimpin rekan-rekannya dengan baik.
Legenda voli Korsel itu menjadi pemain andalan Pink Spiders dalam pertandingan itu. Mereka terus menempel perolehan poin tim tuan rumah.
Bahkan, tim asuhan pelatih Marcello Abbondanza itu berhasil unggul 6-8 saat technical time out pertama.
Kedua tim terus terlibat duel sengit. Pink Spiders dan Hi-Pass sama-sama tampil ngotot. Kejar- mengejar poin tak terhindarkan.
Poin imbang berulang kali terjadi saat set kedua. Hingga akhirnya Hi-Pass berbalik unggul 16-14 saat technical time out kedua.
Kim Yeon koung akhirnya di-plot untuk menjaga spike Thanacha. Kedua pemain yang berposisi sebagai outside hitter itu pun kerap berhadap-hadapan.
Keunggulan postur yang lebih tinggi dan sarat pengalaman, ratu voli Korea itu beberapa kali sukses melakukan blocking spike Thanacha.
Namun, pelatih Hi-Pass yang melihat kondisi itu kembali merubah strateginya. Upaya itu berhasil.
Perolehan poin tim asuhannya kembali bisa menjauh dari kejaran tim tamu, kedudukan saat itu 21-16.
Akhirnya, Thanacha dan kawan-kawan berhasil menyelesaikan set kedua dengan kemenangan. Skor akhir 25-18 untuk keunggulan Hi-Pass. (sib)
Editor : Budhi Prasetya