PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Laga seru tersaji antara Persatuan Sepak Bola Pacitan (Perspa) melawan PS Hizbul Wathan (PSHW) Ponorogo, kemarin (6/1).
Hasil laga pembuka Liga 4 Jatim, kedua tim harus puas berbagi poin setelah skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit.
Sejak kick off, kedua tim bermain dengan tempo tinggi. Perspa memanfaatkan serangan dari sisi sayap.
Sementara PSHW mengandalkan permainan kombinasi di lini tengah.
Meski sejumlah peluang tercipta, kiper masing-masing tim tampil gemilang untuk menjaga gawang mereka tetap perawan.
Di babak kedua, intensitas permainan tidak berkurang.
Namun, kokohnya lini pertahanan dari kedua tim membuat skor tetap tidak berubah hingga pertandingan yang digelar di Stadion Batoro Katong Ponorogo ini berakhir.
Menurut Manajer Perspa Bagus Surya Pratikna, sejatinya Perspa lebih mendominasi permainan.
Namun karena kondisi lapangan yang buruk membuat strategi yang telkah dirancang tidak berjalan maksimal.
‘’Hujan deras lapangan jadi tergenang, sehingga permainan anak-anak tidak maksimal,’’ katanya melalui pesan Whatsapp.
Hasil imbang ini membut kedua tim masing-masing mendapatkan satu poin di klasemen sementara.
Perspa akan menghadapi tim tuan rumah Persepon Ponorogo pada pertandingan kedua Jumat (10/1) mendatang. ‘’Kami targetkan lolos dari grup,’’ tegas Bagus. (hyo/sat)
Editor : Mizan Ahsani