Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Menolak Lupa! Ini Daftar Pemain yang Diorbitkan STY di Timnas Indonesia

Mizan Ahsani • Rabu, 8 Januari 2025 | 17:48 WIB
IKONIK: Selebrasi Marselino Ferdinan saat mencetak gol ke gawang Arab Saudi, saat Timnas Indonesia berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
IKONIK: Selebrasi Marselino Ferdinan saat mencetak gol ke gawang Arab Saudi, saat Timnas Indonesia berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Jawa Pos Radar Madiun - Setelah empat tahun membawa perubahan besar bagi tim nasional Indonesia, Shin Tae Yong alis STY resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas pada Senin (6/1).

Meski kontraknya sejatinya masih tersisa dua tahun, PSSI memutuskan STY dipecat atas beberapa pertimbangan.

STT memulai perjalanannya bersama Garuda pada 2019, membawa visi besar untuk membangun generasi baru dalam sepak bola Indonesia.

Keputusannya memotong satu generasi pemain tua dan memberikan kepercayaan kepada pemain muda membuahkan hasil yang signifikan.

Era kepelatihannya tidak hanya meninggalkan warisan filosofi permainan, tetapi juga sejumlah rising star yang menjadi andalan timnas hingga kini.

Berikut adalah para pemain muda yang bersinar di era STY.

1. Marselino Ferdinan – Playmaker Masa Depan

Marselino Ferdinan mencatat debutnya pada Januari 2022 dan langsung mencuri perhatian sebagai pemain serba bisa.

Gelandang serang berusia 20 tahun ini memiliki visi bermain yang matang dan kemampuan menyerang yang luar biasa.

Kini membela Oxford United, Marselino telah mencatatkan 32 penampilan dan lima gol untuk Timnas.

Ia menjadi tulang punggung permainan kreatif Indonesia selama era STY.

2. Rizky Ridho – Pilar Pertahanan Garuda

Sebagai bek tengah, Rizky Ridho adalah figur tak tergantikan dalam formasi 3-5-2 STY.

Pemain yang kini menjadi kapten Persija Jakarta ini dikenal dengan penampilan konsisten dan kemampuannya memimpin lini belakang.

Dengan 42 caps dan empat gol untuk Indonesia, Ridho telah membuktikan kualitasnya sebagai salah satu bek terbaik Indonesia di usia 23 tahun.

3. Pratama Arhan – Senjata Andalan di Sayap Kiri

Pratama Arhan adalah bek sayap kiri yang dikenal dengan lemparan ke dalamnya yang mematikan.

Pemain yang kini membela Bangkok United ini memiliki kemampuan menyerang dan bertahan yang seimbang.

Dengan total 50 penampilan, tiga gol, dan sembilan assist, Arhan adalah contoh nyata keberhasilan pengembangan pemain muda di era STY.

4. Asnawi Mangkualam – Pemimpin di Sisi Kanan

Sebagai bek sayap kanan, Asnawi Mangkualam adalah pemain yang terus dipercaya meski sudah bermain di era Luis Milla.

Pemain Port FC ini tampil solid dengan total 48 caps, dua gol, dan tujuh assist untuk Timnas.

Keberadaannya memberikan stabilitas di sisi kanan permainan Garuda.

Peran Pemain Naturalisasi di Era STY

Di luar pemain muda, STY juga memberikan perhatian besar pada pengintegrasian pemain naturalisasi.

Nama-nama seperti Shayne Pattynama, Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Jay Idzes menjadi bagian penting dari Timnas selama masa jabatannya.

Para pemain ini membawa pengalaman dan kualitas dari liga Eropa, memberikan dimensi baru dalam permainan Timnas.

Selama empat tahun, STY tidak hanya meningkatkan performa Garuda, tetapi juga membangun fondasi regenerasi yang kuat.

Filosofi bermain berbasis disiplin dan kerja keras telah membentuk karakter baru dalam sepak bola Indonesia.

Warisan STY adalah generasi pemain muda berbakat yang siap membawa Indonesia ke level berikutnya.

Kepergian STY menandai awal babak baru bagi Timnas Indonesia.

Dengan pemain muda dan naturalisasi yang sudah mapan, pelatih berikutnya diharapkan mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun dan membawa Garuda terbang lebih tinggi.

Apakah ini akhir dari cerita STY bersama Garuda? Atau justru awal dari kebangkitan baru Timnas Indonesia? Waktu yang akan menjawab. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#pemain #Asnawi #STY dipecat #Marselino Ferdinan #shin tae yong #timnas