Jawa Pos Radar Madiun - PP PBSI telah mengumumkan daftar pemain yang akan membela Tim Merah Putih dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Campuran Asia 2025.
Turnamen ini akan berlangsung di Qingdao, China, pada 11-16 Februari mendatang.
Kejuaraan ini, yang secara resmi dikenal sebagai Badminton Asia Mixed Team Championship 2025, akan menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk membuktikan kekuatan tim.
Sejumlah nama besar seperti Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Gregoria Mariska Tunjung tidak masuk dalam daftar skuad kali ini.
Sebagai gantinya, PBSI mengandalkan kombinasi pemain muda berbakat yang siap membawa kejutan di turnamen ini.
Susunan Pemain Indonesia di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Campuran Asia 2025
1. Sektor Tunggal Putra:
Alwi Farhan
Yohanes Saut Marcellyno
PBSI mempercayakan nomor tunggal putra kepada dua pemain muda potensial, Alwi Farhan dan Yohanes Saut Marcellyno.
Alwi, yang merupakan juara dunia junior 2023, diharapkan bisa tampil impresif melawan pemain-pemain senior dari negara lain.
2. Sektor Ganda Putra:
Muhammad Shohibul Fikri
Daniel Marthin
Rahmat Hidayat
Yeremia Rambitan
Sektor ganda putra masih mengandalkan pasangan muda yang solid.
Fikri/Daniel pernah menjadi juara All England 2022, sedangkan Yeremia/Rahmat diharapkan bisa memberikan kontribusi maksimal dalam turnamen ini.
3. Sektor Tunggal Putri:
Putri Kusuma Wardani
Komang Ayu Cahya Dewi
Dua tunggal putri yang dipilih merupakan bagian dari generasi penerus bulu tangkis Indonesia.
Putri KW, yang sudah sering tampil di turnamen level Super Series, akan menjadi andalan utama, didukung oleh Komang Ayu, pemain muda berbakat.
4. Sektor Ganda Putri:
Rachel Allessya Rose
Meilysa Trias Puspitasari
Lanny Tria Mayasari
Siti Fadia Silva Ramadhanti
Kehadiran Siti Fadia Silva Ramadhanti di tim ganda putri menjadi salah satu kekuatan utama.
Fadia berpotensi bermain rangkap mengingat pengalamannya di berbagai nomor. Pasangan-pasangan muda lainnya juga akan menjadi tumpuan untuk meraih poin penting.
5. Sektor Ganda Campuran:
Dejan Ferdinansyah
Lisa Ayu Kusumawati
Rinov Rivaldy
Lanny Tria Mayasari
Di sektor ganda campuran, Dejan Ferdinansyah dan Rinov Rivaldy menjadi dua pemain yang dipercaya untuk mengisi posisi ini.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda diharapkan bisa memberikan kejutan bagi lawan-lawan mereka.
Sejak Badminton Asia Mixed Team Championship pertama kali digelar pada 2017, Indonesia belum pernah meraih gelar juara.
Pencapaian terbaik tim Merah Putih adalah medali perunggu pada edisi 2019 di Hong Kong.
Pada edisi terakhir 2023 di Dubai, Indonesia harus puas tersingkir di perempat final setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan.
Kali ini, dengan skuad yang lebih segar, Indonesia berharap bisa menembus hasil yang lebih baik.
Meskipun diisi oleh banyak pemain muda, tim ini memiliki potensi besar untuk bersaing.
Dukungan strategi dari pelatih dan motivasi tinggi para pemain bisa menjadi kunci kesuksesan Indonesia di ajang ini. (naz)