NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kesan pertama begitu menggoda. Itu yang terlihat laga perdana Persinga besutan mantan pelatih Arema FC Joko Susilo.
Tangan dingin mantan pelatih Arema FC itu berhasil membawa Persinga meraih tiga poin penuh di pertandingan pertama grup MM babak delapan besar Liga 4 Jatim.
Skuad asuhan pelatih Joko Susilo itu mengalahkan rivalnya di grup MM Liga 4 Jatim Mitra Surabaya.
Pertandingan antara Persinga melawan Mitra Surabaya itu digelar di Stadion Ketonggo, Ngawi, hari Selasa 11 Februari 2025.
Tim berjuluk Laskar Alas Ketonggo itu menang dengan skor tipis 2-1. Itu menjadi kemenangan pertama bagi Joko Susilo yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih karteker Persinga.
Bertanding di hadapan pendukungnya, tim tuan rumah membuka keunggulan di menit 45+2.
Ayuep Yulianto memanfaatkan kesalahan kiper Mitra Surabaya yang terlalu maju meninggalkan gawang.
Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama. Mitra Surabaya sukses membalasnya melalui titik putih pada menit 55.
Ahmad Farid Fauzi berhaisl mengeksekusi tendangan penalti tersebut dengan sempurna untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tiga menit berselang, Persinga kembali unggul melalui gol Haris Adyatma Kartika Yudha.
Berawal bola pantulan dari tendangan bebas yang gagal ditepis kiper. Haris sigap menyambar bola muntahan itu.
Persinga kembali memimpin 2-1. Skor bertahan hingga peluit panjang berbunyi pertanda pertandingan berakhir.
Kapten Persinga Ngawi Slamet Hariyadi, merasa puas dengan hasil pertandingan perdana grub MM babak delapan besar Liga 4 Jatim tersebut.
Dengan pelatih baru, banyak strategi anyar yang diterapkan. Selain itu, dukungan para suporter juga luar biasa.
"Yang jelas, kandang Stadion Ketonggo masih angker buat tim lawan,’’ katanya.
Karteker Persinga Ngawi Joko Susilo, tak langsung jemawa. Kendati, pertandingan pertamanya bersama tim kebanggaan warga Bumi Orek-orek meraih kemenangan.
Dia menilai masih banyak aspek yang perlu diperbaiki meski meraih kemenangan.
"Saya hanya membantu para pemain dan pelatih untuk memaksimalkan potensi mereka,’’ kata Joko Gethuk, sapaannya.
Di lain pihak, Pelatih Mitra Surabaya Slamet Samporna mengakui timnya kalah karena kesalahan.
"Dua gol lawan lahir dari kesalahan kami sendiri. Kami harus segera melupakan hasil ini dan fokus dua laga sisa untuk lolos semifinal,’’ ucapnya. (sae/den)
Editor : Budhi Prasetya