Jawa Pos Radar Madiun – Penobatan libero utama Red Sparks Noh ran masih jadi perbincangan hangat penggemar
Maklum saja, pemain Red Sparks rekan Megawati Hangestri Pertiwi itu tampil apik di beberapa pertandingan liga voli Korea Selatan musim 2024/2025.
Bahkan beberapa kali ia menjadi setter dadakan bagi Megawati Hangestri. Dan hampir seratus persen bisa dikonversi menjadi poin untuk tim.
Pemain bernomor lima itu juga tampil gemilang saat Red Sparks menundukkan juara bertahan liga voli Korea Selatan (V League) musim lalu Hyundai Hillstate.
Noh ran harus jatuh bangun dan berlari kesana kemari untuk menyelamatkan bola hasil serangan lawan.
Dalam pertandingan V League 2024/2025 hari Sabtu 8 Februari 2025 itu, ia bersama dengan Megawati Hangestri jadi pengawal pertahanan di belakang barisan penyerang.
Kala itu Megatron sukses melakukan dig sedikitnya 18 kali. Pevoli kelahiran Jember, Jawa Timur, itu disebut-sebut bermain dengan mode libero.
Kejasama Noh ran dan Megawati Hangestri terlihat kembali di set pertama dan kedua saat Red Sparks mengalahkan IBK Altos hari Rabu 12 Februari 2025.
Dalam laga putaran kelima liga voli Korea Selatan musim 2024/2025 di Chungmu Gymnasium, Daejeon, kedua pemain mencatatkan statistik dig paling wow.
Noh ran yang kerap dipanggil pemain kuning itu membukukan 19 kali dig success dari 22 percobaan dengan tingkat persentase mencapai 6,33 persen.
Megawati Hangestri tak kalah moncer. Opposite andalan pelatih Ko Hee jin itu setidaknya melakukan 14 dig succes.
Saat melakoni wawancara MVP pertandingan, tanpa ragu-ragu Noh ran memuji permainan pevoli asal Indonesia itu.
Seperti saat reporter KBSN Sport menanyakan umpannya ke Megawati yang sedikit ke arah depan mendekati net, tapi mampu diselesaikan dengan baik dan berbuah poin.
"Saya selalu melempar (melakukan set play, Red) banyak ke Mega, jadi saya banyak berbicara dengannya. Bahkan jika saya membuat kesalahan dia menutupinya” ujarnya.
"Saya sangat berterima kasih kepada Mega karena membuat kesalahan saya tidak terlalu terlihat,” lanjut Noh ran
Maksudnya adalah ketika dirinya telat melakukan cover, Megawati Hangestri mampu menjadi solisi tepat di saat genting.
Tak lupa ia mengungkapkan terima kasih kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan kepada dirinya dan para pemain Red Sparks selama melakoni laga liga voli Korea Selatan.
"Terima kasih banyak karena selalu mendukung kami, baik ketika saat semua berjalan baik maupun ketika tidak berjalan baik di musim ini,” ucapnya tulus.
Namun ada yang kocak. Itu saat reporter melontarkan pertanyaan soal warna favoritnya mengingat dirinya akrab disebut pemain kuning.
"Saya suka warna biru langit,” pungkasnya. (sib)
Editor : Budhi Prasetya