Jawa Pos Radar Madiun – Persebaya Surabaya sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSBS Biak dalam lanjutan Liga 1 2025 yang digelar pada Sabtu (15/2).
Gol tunggal Bruno menjadi pembeda dalam laga sengit ini, mengantarkan Bajul Ijo naik ke peringkat 2 klasemen sementara.
Berkat hasil tersebut, Persebaya kini mengoleksi 41 poin, terpaut 8 poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung.
Sementara PSBS Biak masih tertahan di posisi 12 dengan 29 poin, berjuang untuk menjauh dari zona degradasi.
Persebaya tampil dominan sejak menit awal dengan penguasaan bola dan permainan cepat mereka.
F. Rivera menjadi motor serangan di lini tengah, dan akhirnya memberikan assist cerdas yang mampu dimaksimalkan oleh Bruno menjadi gol di babak pertama.
Di babak kedua, PSBS Biak berusaha keluar dari tekanan dan meningkatkan intensitas serangan.
Namun, kokohnya lini pertahanan Persebaya membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Kedisiplinan lini belakang Bajul Ijo menjadi kunci utama kemenangan mereka di laga ini.
Pertandingan berlangsung cukup keras, diwarnai beberapa kartu kuning. PSBS Biak terlihat frustrasi karena sulit menembus pertahanan Persebaya.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
"Yang pertama tentunya kami bersyukur, alhamdulillah berkat kerja keras dari semuanya dan dukungan penuh suporter," kata Uston Nawawi, asisten pelatih Persebaya, mengutip JawaPos.com.
"Setelah enam pertandingan tanpa kemenangan, akhirnya kami mendapatkan tiga poin," imbuhnya.
Uston menekankan timnya perlu terus menjaga kekompakan.
"Yang saya tekankan kepada pemain adalah bahwa kami tetap di bawah komando Coach Munster. Saat melawan Arema FC pun, kami tetap dalam arahannya," ujarnya.
Sementara itu, pelatih PSBS Biak Marcos Guillermo Samso menilai timnya sudah bermain seimbang dengan Persebaya Surabaya.
Namun akurasi tendangan pemain depan menjadi faktor pembeda yang membuat timnya kalah.
"Sejak awal, kami mengincar tiga poin dan mencoba beberapa strategi. Yang membedakan adalah akurasi serangan dan tendangan dari pemain depan lawan," ujar Marcos.
Rating Pemain Persebaya Surabaya
S. Damjanović (4.4) – Solid di lini pertahanan selama 90 menit.
E. Ari (4.4) – Tampil rapi dan tanpa penyelamatan berarti.
F. Rivera (4.2) – 1 assist, kreator serangan Persebaya.
Bruno (4.2) – Mencetak gol kemenangan, tampil agresif di lini depan.
M. Risaldi (4.2) – 90 menit, aktif di lini tengah.
Flávio Silva (4.2) – 90 menit, tampil disiplin meski mendapat kartu kuning.
Rating Pemain PSBS Biak
J. Pigai (3.2) – 90 menit, tanpa penyelamatan berarti.
M. Tahir (3.1) – Minim kontribusi dalam serangan.
Jonata Felipe (2.8) – 90 menit, gagal menciptakan peluang.
A. Nahuelpan (2.8) – 45 menit, tanpa kontribusi berarti.
J. Sroyer (2.8) – 34 menit, tak banyak memberikan dampak.
Alexsandro (2.7) – 56 menit, menerima kartu kuning.
A. Argañaraz (2.6) – 90 menit, tampil buruk dengan kartu kuning.
Analisis Pertandingan Persebaya vs PSBS
Persebaya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan peluang lebih baik.
PSBS Biak tampil pasif, minim kreativitas, dan sulit menembus pertahanan Persebaya.
Bruno menjadi pembeda, mencetak gol kemenangan yang memastikan tiga poin penting.
Lini belakang Persebaya solid, membuat PSBS Biak frustrasi dalam membangun serangan.
PSBS Biak harus segera memperbaiki serangan mereka, agar tidak makin terpuruk di klasemen.
Hasil ini membuat Persebaya tetap dalam jalur perebutan gelar Liga 1, sementara PSBS Biak harus segera bangkit agar tidak masuk zona merah. (ota)
Klasemen Sementara Liga 1 (5 Besar)
Persib Bandung – 49 poin
Persebaya Surabaya – 41 poin
Dewa United – 40 poin
Persija Jakarta – 39 poin
Bali United – 37 poin
Editor : Mizan Ahsani