Jawa Pos Radar Madiun - Cedera yang dialami Vanja Bukilic menjadi pukulan berat bagi Red Sparks yang berjuang di Liga Voli Korea (V-League).
Pemain asing asal Serbia itu mengalami cedera ligamen pergelangan kaki saat melawan GS Caltex pada Sabtu (22/2) lalu.
Cedera ini membuat Bukilic diperkirakan absen selama 4 hingga 6 minggu, mengancam peluangnya untuk tampil di babak playoff.
Bagi Megawati Hangestri, cedera Bukilic bukan hanya membuat dia kehilangan rekan setim, tetapi juga sahabat dekatnya.
"Buki… Aku sangat terkejut hingga hampir menangis," ungkap Megawati, mengutip Kyunghyang.
Bukilic mengalami cedera saat melakukan pendaratan setelah blocking di skor 6-9 pada set pertama.
Meskipun kehilangan salah satu pemain andalannya, Jeonggwanjang Red Sparks tetap berhasil menang telak 3-0 (25-23, 25-23, 25-12) atas GS Caltex.
Megawati sendiri tampil solid dengan mencetak 16 poin.
Ia sukses membantu timnya naik ke posisi runner-up klasemen dengan 21 kemenangan dan 58 poin, menyalip Hyundai Hillstate.
Namun, kemenangan tersebut tetap meninggalkan kesedihan bagi Megawati.
Dalam video yang dirilis klub, ia mengungkapkan betapa sulitnya mempertahankan fokus setelah melihat Bukilic cedera.
"Sebenarnya, aku sangat terkejut hingga hampir menangis. Sampai set ketiga, aku terus memikirkan Bukie. Aku sedih," ujar Megawati.
Meskipun demikian, Megawati berusaha untuk tetap profesional di lapangan.
"Tapi aku berusaha melakukan yang terbaik dan mencoba lebih fokus," katanya.
"Kami tetap bisa bertahan hingga akhir, dan aku juga berterima kasih kepada teman-teman yang mendukungku."
Cedera Bukilic menjadi dilema bagi Red Sparks, yang sedang bersaing ketat di papan atas Liga Voli Korea.
Klub kini tengah mempertimbangkan mencari pemain asing jangka pendek sebagai pengganti Bukilic, terutama jika rehabilitasinya tidak berjalan sesuai harapan.
"Bukilic telah dipasangkan gips untuk menstabilkan pergelangan kakinya dan akan memulai rehabilitasi setelah pembengkakannya mereda," ujar seorang perwakilan klub.
"Idealnya, kami berharap Bukilic bisa pulih tepat waktu untuk playoff, tetapi kami juga mempertimbangkan opsi pemain pengganti sebagai langkah antisipasi." (naz)
Editor : Mizan Ahsani