Jawa Pos Radar Madiun - Pemain Asia ramai-ramai mendaftar try out liga voli Korea.
Menurut Federasi Voli Korea (KOVO), sebanyak 101 pemain putra dan 45 putri telah mendaftar draft kuota Asia untuk kompetisi musim depan.
Jumlah itu meningkat tajam dibanding tahun lalu yang hanya 69 pemain putra dan 37 putri.
Lonjakan jumlah pendaftar yang hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu itu tidak terlepas dari perluasan negara sasaran dari 10 menjadi 65.
"Banyaknya pendaftar membuat klub lebih leluasa mencari mengganti pemain ketika cedera terjadi," tulis Seoul, salah satu media lokal.
Musim ini sejumlah tim kesulitan mencari pemain pengganti akibat minimnya pendaftar try out.
IBK Altos misalnya, hingga kini belum menemukan pengganti setelah Chen Xintong yang mengalami cedera pergelangan kaki.
Hyundai Hillstate juga belum menemukan pemain pengganti setelah Wipawee Srithong cedera lutut.
Bisa jadi, lonjakan pendaftar juga efek bersinarnya Megawati Hangestri di Red Sparks.
Kehadiran pevoli asal Jember itu terbukti mampu meningkatkan popularitas liga voli Korea.
Sebelumnya, sederet pemain voli putra Indonesia dikabarkan mendaftar try out di Korea.
Di antaranya, Rivan Nurmulki, Doni Haryono, dan Luvi Febrian. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto