Jawa Pos Radar Madiun - PSIM Yogyakarta sukses meraih gelar juara Liga 2 musim ini.
Itu setelah di final Kamis 26 Februari 2025 mengalahkan Bhayangkara FC.
Predikat juara Laskar Mataram semakin lengkap dengan gelar pemain terbaik yang diraih striker andalannya Rafael Rodrigues alias Rafinha.
Rafinha pantas mendapatkan gelar itu seiring peran krusialnya bagi PSIM musim ini.
Pemain asal Brasil itu mencetak total 19 gol dan dua assist bagi timnya musim ini.
Sementara, Ramai Rumakiek (Persipura) meraih gelar top skor.
Rumakiek sejauh ini telah mencetak 21 gol. Jumlah itu masih mungkin bertambah karena Persipura masih menyisakan satu laga melawan Persibo di play off degradasi.
Sementara itu, Persijap Jepara dinobatkan sebagai team fair play dengan catatan kartu paling sedikit di antara semua tim yang berkompetisi musim ini.
Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto menyebut, kunci kemenangan timnya di laga final adalah kekompakan dan kerja keras luar biasa dari seluruh pemain dan ofisial tim.
"Terima kasih juga atas dukungan Brajamusti dan warga Yogyakarta," katanya seusai laga final.
Sekadar diketahui, butuh waktu 18 tahun bagi Laskar Mataram untuk bisa berada di kasta teratas kompetisi sepak bola tanah air.
Terakhir kali PSIM main di kasta sepak bola tertinggi Indonesia adalah pada musim 2007.
Daftar peraih penghargaan individu dan tim:
- Pemain terbaik: Rafinha
- Top skor: Ramai Rumakiek
- Team fair play: Persijap Jepara
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto