Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Drama 9 Pemain: Lazio Menang di Menit Akhir, Definisi Smash and Grab

Ockta Prana Lagawira • Jumat, 7 Maret 2025 | 21:45 WIB
Para pemain Lazio melakukan selebrasi.
Para pemain Lazio melakukan selebrasi.

Jawa Pos Radar Madiun – Lazio mencatatkan kemenangan luar biasa di leg pertama babak 16 besar Liga Europa UEFA setelah mengalahkan Viktoria Plzen dengan skor 2-1 pada Jumat (7/3) dini hari.

Meski harus bermain dengan sembilan pemain, Biancocelesti tetap mampu mencetak gol penentu kemenangan di menit akhir berkat Gustav Isaksen.

Tim asuhan Marco Baroni tampil penuh perjuangan di Republik Ceko.

Alessio Romagnoli sempat membawa Lazio unggul lebih dulu, tetapi Rafiu Durosinmi menyamakan kedudukan untuk tuan rumah melalui sundulan tajam setelah menerima umpan bola mati dari Lukas Kalvach.

Dua Kartu Merah Lazio, Drama Penuh Ketegangan

Lazio tampak berada dalam situasi sulit setelah kehilangan dua pemain mereka, Nicolo Rovella dan Samuel Gigot, akibat kartu merah.

Rovella menjadi pemain pertama yang diusir setelah melakukan tekel keras terhadap Pavel Sulc.

Keputusan itu diambil setelah wasit Donatas Rumsas meninjau insiden melalui VAR. Tak lama kemudian, Gigot melakukan tekel dua kaki yang kasar terhadap Cadu, membuat Lazio harus bermain dengan sembilan pemain dalam waktu yang tersisa.

Para komentator TNT Sports, Mike Minray dan Clive Allen, mengkritik keras tekel yang dilakukan oleh Gigot.

"Ceroboh, bodoh, tidak tepat waktu, dan tidak tepat sasaran. Tidak ada gunanya berargumen dengan wasit, itu tekel yang buruk," ujar Minray.

Allen pun menambahkan,
"Tekel dua kaki yang melompat, momentum membawanya maju, benar-benar mengerikan. Ini sangat buruk untuk Lazio."

Gustav Isaksen Jadi Pahlawan Lazio

Namun, di tengah tekanan besar, Lazio justru berhasil mencetak gol kemenangan dramatis di masa tambahan waktu.

Gustav Isaksen melepaskan tendangan kaki kiri yang spektakuler setelah menerima umpan dari Matteo Guendouzi, mengunci kemenangan 2-1 untuk Lazio.

Minray dan Allen pun tak bisa menyembunyikan kekaguman mereka terhadap kemenangan ini.

"Mereka telah mencuri pertandingan ini; definisi dari smash and grab!" seru Minray.

"Tembakan pertama di babak kedua, dalam tekanan besar, dengan dua pemain lebih sedikit, dan Isaksen mencetak gol kemenangan yang luar biasa," tambah Allen.

Bahkan, Marco Baroni tampak emosional di pinggir lapangan setelah menyaksikan timnya memenangkan pertandingan ini.

"Dia tampak seperti ingin menangis, sang manajer. Lazio menangis bahagia; mereka tidak dapat mempercayainya," ujar Minray.

Leg Kedua di Roma, Lazio Dalam Keunggulan

Lazio kini berada di atas angin untuk lolos ke perempat final Liga Europa. Mereka hanya perlu hasil imbang saat menjamu Viktoria Plzen di Stadio Olimpico pada Kamis (14/3/2025) dini hari WIB.

Namun, dengan dua pemain andalan yang absen akibat kartu merah, mampukah Lazio mempertahankan keunggulan mereka di leg kedua? (ota)

Editor : Mizan Ahsani
#lazio #liga europa