Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Juventus Tanpa Diperkuat 7 Pemain Pilar Saat Hadapi Atalanta, Thiago Motta Lontarkan Pujian ke Gasperini

Ockta Prana Lagawira • Senin, 10 Maret 2025 | 05:09 WIB
Pemain 19 tahun Kenan Yildiz menyelamatkan Juventus dari kekalahan lewat dua golnya saat imbang 4-4 dengan Inter Milan pada pekan ke-9 Serie A Italia di San Siro.
Pemain 19 tahun Kenan Yildiz menyelamatkan Juventus dari kekalahan lewat dua golnya saat imbang 4-4 dengan Inter Milan pada pekan ke-9 Serie A Italia di San Siro.

Jawa Pos Radar Madiun – Juventus akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Atalanta dalam lanjutan Serie A 2024/2025, Senin (10/3) dini hari WIB.

Pelatih Thiago Motta mengonfirmasi bahwa timnya kehilangan tujuh pemain utama jelang laga krusial ini.

Absennya pemain kunci membuat laga ini semakin sulit bagi Juventus, yang saat ini berada di peringkat keempat klasemen Serie A, sementara Atalanta berada di posisi ketiga.

Kemenangan akan membuat Bianconeri menyamai poin Atalanta, memperkuat peluang mereka untuk finis di empat besar.

7 Pemain Juventus yang Dipastikan Absen

Seperti dikutip Sky Sports Italia, Thiago Motta mengonfirmasi bahwa Jonas Rouhi menjadi pemain terbaru yang masuk daftar cedera.

Selain itu, Bremer, Milik, Cabal, Douglas Luiz, Conceicao, dan Savona juga harus menepi.

Tak hanya itu, Kenan Yildiz juga diragukan tampil karena mengalami flu perut. Tim medis Juventus masih memantau kondisinya hingga menjelang pertandingan.

"Kami mengalami minggu yang bagus. Saya melihat para pemain dalam kondisi sangat baik. Mereka yang akan bermain besok siap memberikan performa terbaik," ujar Motta dalam konferensi pers.

Pujian Motta untuk Atalanta dan Gasperini

Meski timnya pincang, Motta tetap optimistis dan mewaspadai Atalanta yang tampil konsisten di bawah asuhan Gian Piero Gasperini.

"Mereka adalah tim yang sangat spesial, baik dari karakteristik pemain maupun instruksi pelatih. Mereka juga mampu mengubah marking selama pertandingan. Mereka tim yang bermain dengan sepak bola bagus," kata Motta.

Ia juga memuji Gasperini sebagai salah satu pelatih terbaik di Italia.

"Gasperini adalah pelatih hebat, tidak hanya di level nasional. Dia tidak perlu membuktikan apa pun lagi karena sudah menunjukkan banyak hal. Dia taktisi yang lengkap dan telah melakukan pekerjaan luar biasa," tambahnya.

Persiapan Juventus Maksimal

Motta menekankan bahwa Juventus tidak hanya fokus pada persiapan teknis dan taktis, tetapi juga kekuatan mental.

"Kami harus tetap fokus, meskipun banyak pemain absen. Atalanta adalah tim yang kuat, tetapi kami datang untuk menang," tegas Motta.

Dengan kondisi yang tidak ideal, Juventus harus menunjukkan karakter kuat jika ingin meraih hasil maksimal. (ota)

Editor : Mizan Ahsani
#Juventus #serie a #Atalanta