Jawa Pos Radar Madiun – Persija Jakarta harus menerima kekalahan pahit saat menjamu Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (9/3) malam WIB.
Bermain dengan sembilan pemain sejak babak pertama, Macan Kemayoran sempat unggul lebih dulu lewat gol spektakuler Rizky Ridho Ramadhani, sebelum akhirnya takluk 1-3.
Gol Rizky Ridho yang tercipta dari tengah lapangan menjadi sorotan utama, dengan banyak yang menyebutnya layak masuk nominasi Puskas Award.
Persija Bermain dengan 9 Pemain Sejak Babak Pertama
Persija sejatinya memulai laga dengan cukup baik, tetapi masalah muncul di menit ke-23 saat Maciej Gajos mendapat kartu merah setelah wasit Steven Yubel Poli melakukan tinjauan VAR.
Situasi semakin memburuk bagi Persija ketika Gustavo Almeida juga menerima kartu merah di menit ke-37, membuat mereka harus bertahan dengan sembilan pemain sejak babak pertama.
Arema FC yang unggul jumlah pemain terus menekan, tetapi skor tetap 0-0 hingga jeda babak pertama berkat penampilan gemilang kiper Carlos Eduardo.
Gol Fantastis Rizky Ridho, Tapi Arema FC Balikkan Keadaan
Meski terus ditekan, Persija justru membuat kejutan di menit ke-62. Rizky Ridho Ramadhani mencetak gol spektakuler dari tengah lapangan, memanfaatkan kesalahan posisi kiper Arema, Lucas Frigeri.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Pablo Oliveira langsung menyamakan kedudukan satu menit kemudian lewat tembakan keras dari luar kotak penalti.
Dalberto kemudian membawa Arema unggul 2-1 di menit ke-66, sebelum Muhammad Ferarri mencetak gol bunuh diri di menit ke-73, membuat skor akhir menjadi 1-3 untuk kemenangan Arema FC.
Kekalahan ini membuat Persija harus kembali bekerja keras untuk bangkit di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (ota)
Editor : Mizan Ahsani