Jawa Pos Radar Madiun - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil menyingkirkan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions UEFA 2024/2025 setelah menang 4-1 dalam drama adu penalti di Anfield, Rabu (12/3) dini hari WIB.
Kiper PSG, Gianluigi Donnarumma, menjadi pahlawan setelah menggagalkan dua eksekusi penalti The Reds, sementara keempat eksekutor PSG menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Komentar Pelatih Usai Pertandingan
Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui timnya tampil lebih baik dibandingkan leg pertama, tetapi kurangnya efektivitas membuat mereka harus tersingkir.
"Itu adalah pertandingan sepak bola terbaik yang pernah saya ikuti. Penampilan yang luar biasa, terutama jika dibandingkan dengan minggu lalu. Kami menciptakan banyak peluang, dan kemudian tertinggal 1-0. Mungkin kami kehabisan keberuntungan setelah minggu lalu," ujar Slot.
Slot juga merasa hasil ini tidak adil, mengingat Liverpool tampil dominan di sepanjang laga.
"Bagi saya, kami pantas mendapatkan lebih dari sekadar tertinggal 1-0. Kami memainkan permainan yang sempurna kecuali dalam hal mencetak gol. Sama seperti PSG minggu lalu, di mana mereka bermain sempurna tetapi tidak mencetak gol. Kemudian di perpanjangan waktu mereka sedikit lebih baik. Semuanya berakhir dengan adu penalti, dan kami, sebagai pemain Belanda, tahu bagaimana cara kalah dalam adu penalti," tambahnya.
Sementara itu, dikutip Sky Sports, pelatih PSG Luis Enrique menegaskan bahwa kedua tim sama-sama pantas lolos ke perempat final.
"Tidak masalah apakah kami pantas menang atau tidak. Kedua tim pantas lolos. Kami bermain lebih baik di Paris dan mereka bermain lebih baik di sini. Tim saya menunjukkan kepribadian dan karakter yang hebat di Anfield. Suasananya luar biasa dan sulit. Ketika hasil undian menunjukkan Liverpool melawan PSG, kedua manajer berpikir sama: ini salah satu pertandingan terbaik yang dapat Anda saksikan di Eropa," ujar Enrique.
Jalannya Pertandingan
Liverpool memulai laga dengan agresif. Mohamed Salah hampir mencetak gol di awal laga setelah menerima umpan dari Alexis Mac Allister, tetapi tembakannya masih terhalang oleh Nuno Mendes.
Namun, PSG justru berhasil mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-12. Ousmane Dembélé menyambar bola liar di kotak penalti setelah umpan silang Bradley Barcola gagal disapu bersih oleh Ibrahima Konaté. Skor 1-0 untuk tim tamu.
Setelah gol tersebut, Liverpool terus menekan. Ibrahima Konaté hampir membalas pada menit ke-16 lewat tembakan keras yang masih bisa dihalau Donnarumma.
PSG kembali mengancam melalui Barcola dan Kvaratskhelia, tetapi Alisson Becker tampil gemilang untuk menjaga peluang Liverpool tetap hidup.
Hingga 90 menit berakhir, skor tetap 1-0 untuk PSG dan agregat menjadi 1-1.
Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, tetapi tidak ada tambahan gol yang tercipta.
Di babak adu penalti, Liverpool hanya mampu mencetak satu gol melalui Mohamed Salah, sementara Darwin Núñez dan Curtis Jones gagal menaklukkan Donnarumma.
Di sisi lain, keempat eksekutor PSG sukses mengeksekusi penalti dengan baik, dengan pemain muda Desire Doue menjadi algojo terakhir yang memastikan kemenangan PSG.
Statistik Pertandingan
Liverpool vs PSG (Agregat 1-1, PSG menang 4-1 dalam adu penalti)
Tembakan: Liverpool 19 - 21 PSG
Tembakan ke gawang: Liverpool 3 - 8 PSG
Penguasaan bola: Liverpool 45% - 55% PSG
Operan: Liverpool 538 - 675 PSG
Akurasi operan: Liverpool 78% - 84% PSG
Pelanggaran: Liverpool 14 - 6 PSG
Kartu kuning: Liverpool 1 - 1 PSG
Kartu merah: Liverpool 0 - 0 PSG
Dengan hasil ini, PSG melangkah ke perempat final dan akan menghadapi pemenang antara Aston Villa vs Club Brugge.
Sementara itu, Liverpool harus mengalihkan fokus ke Liga Inggris dan final Piala Liga yang akan datang. (ota)
Editor : Mizan Ahsani