Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Real Madrid Singkirkan Atletico, Begini Penjelasan Kontroversi Penalti Julian Alvarez serta Respons Pemain-Pelatih

Ockta Prana Lagawira • Kamis, 13 Maret 2025 | 15:49 WIB
Striker Atletico Madrid Julian Alvarez menenang penalti ke gawang Real Madrid.
Striker Atletico Madrid Julian Alvarez menenang penalti ke gawang Real Madrid.

Jawa Pos Radar Madiun - Real Madrid melaju ke perempat final Liga Champions setelah menang 4-2 atas Atletico Madrid dalam adu penalti, Rabu (13/3).

Laga ini penuh drama, terutama terkait insiden kontroversial yang menyebabkan penalti Julian Alvarez dianulir.

Real Madrid dan Atletico Madrid kembali harus menentukan nasib mereka lewat adu penalti setelah bermain imbang secara agregat 2-2.

Gol cepat Conor Gallagher pada detik ke-27 sempat membawa Atletico menyamakan agregat, tetapi tidak ada tambahan gol hingga babak perpanjangan waktu.

Dalam adu penalti, Los Blancos menang 4-2 dengan Antonio Rudiger sebagai eksekutor terakhir yang memastikan kemenangan.

Namun, kejadian paling kontroversial adalah dianulirnya penalti Julian Alvarez oleh VAR.

Kontroversi Penalti Julian Alvarez

Julian Alvarez maju sebagai eksekutor penalti keempat Atletico dengan skor sementara 3-1 untuk Real Madrid.

Tendangannya sukses mengecoh Thibaut Courtois, dan para pendukung Atletico sudah bersorak. Namun, beberapa detik kemudian, wasit Szymon Marciniak membatalkan gol tersebut setelah mendapat sinyal dari VAR.

Apa yang terjadi?

Saat Alvarez menendang bola, ia terpeleset, yang menyebabkan kakinya menyentuh bola dua kali sebelum masuk ke gawang.

Berdasarkan aturan IFAB Pasal 14.1, seorang penendang tidak boleh menyentuh bola dua kali sebelum bola menyentuh pemain lain.

Jika terjadi dalam permainan normal, tim lawan akan mendapat tendangan bebas tidak langsung.

Dalam situasi ini, karena terjadi dalam adu penalti, tendangan Alvarez langsung dinyatakan tidak sah.

Akibat keputusan tersebut, Real Madrid tetap unggul 3-1, dan Atletico kehilangan kesempatan menyamakan kedudukan.

Reaksi dari Kedua Pelatih

Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid, seperti dikutip BBC Sports mengungkapkan keraguannya terhadap keputusan wasit.

"Saya belum pernah melihat penalti yang dianulir lewat VAR. Mereka bilang Julian menyentuhnya dua kali, tetapi siapa yang benar-benar melihat itu terjadi? Saya ingin percaya bahwa mereka benar-benar yakin sebelum mengambil keputusan."
Di sisi lain, Carlo Ancelotti, pelatih Real Madrid, yakin VAR sudah bekerja dengan benar seperti dikutip BBC Sports.

"Mereka melihatnya jelas. Saya sendiri melihat rekamannya, dan memang ada sentuhan kedua dari Alvarez. Peraturannya jelas, itu penalti yang tidak sah."

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, juga mendukung keputusan tersebut.

"Saya langsung merasa ada yang aneh dengan eksekusi Alvarez. Kami protes ke wasit dan VAR mengonfirmasi bahwa ada sentuhan dua kali. Ini memang nasib buruk bagi Atletico, tetapi itulah aturannya."

Kasus Serupa di Dunia Sepak Bola

Insiden penalti Alvarez bukanlah yang pertama terjadi. Beberapa kejadian serupa di masa lalu:

Riyad Mahrez (Leicester, 2017): Terpeleset saat menendang penalti vs Manchester City. Golnya dianulir karena menyentuh bola dua kali.

Aleksandar Mitrovic (Fulham, 2023): Penalti vs Newcastle tidak disahkan karena menyentuh bola dua kali.

Bojan Miovski (Aberdeen, 2023): VAR tetap mengesahkan penalti meskipun pemain tampak menyentuh bola dua kali.

Namun, dalam kasus Alvarez, wasit memutuskan untuk tetap berpegang pada aturan yang berlaku. (ota)

Editor : Mizan Ahsani
#julian alvarez #penalti #Real Madrid #16 besar #Liga Champions #atletico #kontroversi