Jawa Pos Radar Madiun – Arsenal memastikan tempat di perempat final Liga Champions setelah bermain imbang 2-2 melawan PSV Eindhoven dalam leg kedua babak 16 besar di Emirates Stadium, Kamis (13/3) dini hari WIB.
Hasil ini membawa The Gunners melaju dengan kemenangan agregat 9-3, sekaligus menyusul Real Madrid, yang juga mengamankan tiket delapan besar setelah mengalahkan Atletico Madrid lewat adu penalti.
Pelatih Mikel Arteta melakukan rotasi besar dalam pertandingan ini setelah kemenangan telak 7-1 di leg pertama.
Beberapa nama baru menghiasi starting XI, termasuk Kieran Tierney yang ditempatkan di sayap kiri serta Oleksandr Zinchenko yang diposisikan lebih ke lini tengah.
Raheem Sterling, yang mendapat kesempatan bermain sejak menit pertama, tampil impresif dengan memberikan dua assist.
Arsenal unggul lebih dulu melalui tendangan Zinchenko dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan umpan cerdas Sterling.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan sementara sebelum Ivan Perisic menyamakan kedudukan untuk PSV di babak pertama.
Memasuki paruh kedua, Sterling kembali berkontribusi dengan mengirimkan umpan silang akurat yang berhasil dituntaskan oleh Declan Rice melalui sundulan.
Arsenal kembali memimpin 2-1, tetapi keunggulan itu kembali sirna setelah Couhaib Driouech melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi David Raya, membuat skor kembali imbang 2-2.
Meski gagal meraih kemenangan di leg kedua, hasil ini cukup bagi Arsenal untuk melangkah ke babak selanjutnya dan bersiap menghadapi Real Madrid di perempat final.
Arteta: Arsenal Siap Bersaing dengan Klub Terbaik Dunia
Mikel Arteta, seperti dikutip Sky Sports, menekankan pentingnya keberhasilan Arsenal mencapai babak delapan besar Liga Champions.
Pelatih asal Spanyol itu menilai timnya sudah semakin matang dan siap bersaing dengan tim-tim besar.
"Kami ingin menang, dan untuk menang, Anda harus melalui berbagai tahap," ujar Arteta dalam konferensi pers setelah laga.
"Kami adalah klub yang ingin bersaing dengan klub terbaik di dunia, dan untuk itu, kami harus terus berada di level ini. Kami telah melakukannya selama dua tahun berturut-turut, dan kami punya kapasitas untuk terus berkembang," tambahnya.
Arteta juga menyoroti pentingnya konsentrasi penuh di fase gugur Liga Champions, mengingat gol-gol yang bersarang ke gawang Arsenal bisa menjadi pelajaran penting.
"Anda harus tampil sempurna di setiap menit. Jangan biarkan lawan mengambil kesempatan sekecil apa pun, karena mereka akan memanfaatkannya," kata Arteta.
Sterling Tampil Gemilang, Sayang Harus Absen di Leg Pertama Perempat Final
Raheem Sterling tampil menonjol dalam laga ini dengan dua assist, meski gagal mencetak gol.
Pemain pinjaman ini mengakhiri paceklik kontribusi setelah 13 pertandingan tanpa gol maupun assist.
Sterling hampir mencetak gol, tetapi dua kali peluangnya dalam situasi satu lawan satu berhasil digagalkan kiper PSV, Walter Benitez.
Malangnya, malam yang apik bagi Sterling ternodai kartu kuning di menit-menit akhir, yang membuatnya harus absen pada leg pertama perempat final melawan Real Madrid.
Menanggapi performanya, Sterling mengaku senang bisa memberikan dampak positif bagi Arsenal.
"Saya harus terus bekerja dan mengambil setiap kesempatan yang datang. Saya senang bisa berkontribusi," ujar Sterling kepada TNT Sports.
"Ketika Anda memiliki pemimpin seperti Arteta, dia menyatukan tim dalam kelompok yang solid. Kami memiliki mentalitas klub papan atas," tambahnya.
Statistik Arsenal vs PSV: Dominasi The Gunners
Arsenal menjadi tim Inggris pertama yang mencetak 9 gol dalam dua leg fase gugur Liga Champions sejak Manchester City pada 2019.
The Gunners telah memenangkan tujuh dari 10 pertandingan mereka di Liga Champions musim ini.
Raheem Sterling mencatatkan dua assist dalam satu pertandingan Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2018.
Declan Rice mencetak gol ketiganya di Liga Champions musim ini, menjadikannya gelandang Inggris paling produktif dalam turnamen.
Dengan hasil ini, Arsenal akan menghadapi Real Madrid di babak perempat final.
Pertemuan ini menjadi tantangan besar bagi The Gunners, mengingat pengalaman dan dominasi Los Blancos di Liga Champions.
Bisakah Arsenal menyingkirkan sang juara bertahan?
Arsenal kini akan fokus menyiapkan diri untuk duel besar melawan Real Madrid. Bisakah The Gunners melanjutkan kiprah mereka di Liga Champions musim ini? Kita nantikan! (ota)
Editor : Mizan Ahsani