Jawa Pos Radar Madiun – Pevoli Indonesia yang jadi Andalan Red Sparks, Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya dimainkan kembali oleh Ko Hee jin.
Pelatih Red Sparks itu mempercayakan serangan timnya kepada duet Megawati Hangestri dan Jeon Dabin saat melawan AI Peppers.
Kedua tim melakoni pertandingan putaran keenam liga voli Korea Selatan (V league) musim 2024/2025 itu hari Jumat 14 Maret 2025.
Laga putaran akhir babak reguler V League itu digelar di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Korsel.
Tim tamu yang mendominasi sejak awal set pertama dibuat tak berdaya di akhir pertandingan tersebut.
Tim besutan pelatih Chang So yeon itu terkena comeback Megawati Hangestri di fase akhir set pertama.
Ai Peppers akhirnya harus mengakui keunggulan Red Sparks dengan skor 27-25.
Kondisi berbeda terlihat di awal set kedua. Skuad asuhan Ko Hee jin yang sudah kembali menemukan ritme bermainnya terlihat mendominasi.
Semangat mereka terlecut setelah berhasil menang dramatis di set pertama. Mereka unggul 8-4 saat technical time out pertama.
Sama seperti sebelumnya, Megatron menjadi kunci dominasi permainan tim berjuluk The Red Force tersebut.
Tandemnya bersama Jeon Da bin menjadi kekuatan baru Red Sparks. Belum lagi strategi gado-gado yang diterapkan Ko Hee jin dalam menempatkan Lee Seon woo dan parks Hye min.
Chang So yeon dipaksa menghabiskan jatah time outnya di set kedua laga putaran keenam liga voli Korea Selatan itus aat timnya tertinggal 13-8.
Namun, para pemain AI Peppers tak menyerah begitu saja. Mereka memberikan perlawanan.
Hal itu segera direspon pelatih Ko Hee jin yang langsung melakukan time out pertama saat perolehan poin lawan mendekat 13-11.
Jung Ho young sukses melakukan blocking kill atas spike Fricano Taylor dan merubah kedudkan menjadi 12-14.
Itu disusul dengan spike Pyo Seung ju yang juga menyumbang satu poin bagi Red Sparks.
Spike petir kembali ditunjukkan Megawati Hangestri di laga V League musim ini. Back attacknya sukses mendarat mulus di area pertahanan AI Peppers.
Itu jadi penanda tim tuan rumah sukses mempertahankan keunggulan mereka pada saat technical time out kedua dengan skor 16-13.
Agaknya itu menjadi momen kebangkitan para pemain tim asal Kota Daejeon, Korsel itu.
Mereka dua kali secara beruntun sukses memblokir spike Fricano Taylor. Itu membuat keunggulan bertambah 18-13.
Sebaliknya, pemblokiran yang diterapkan pemain AI Peppers belum mampu meredam ketajaman spike Megawati Hangestri.
Pevoli kelahiran Jember, Jawa Timur itu dengan mudah menyumbang poin bagi timnya secara berturut-turut.
Ada memoen istimewa yang terekam kamera saat Megawati Hangestri memberikan semangat dan motivasi bagi Jeon Da bin yang spikenya berhasil diblok lawan.
Ia terlihat memberikan perghatian kepada pemain muda yang jadi rekan tandemnya itu selepas Vanja Bukilic cedera.
Akhirnya Red Sparks berhasil memenangakan set kedua laga putaran keenam liga voli Korea Selatan itu dengan skor mencolok 25-17.
Service ace setter Yeun Hye seon menutup peluang AI Peppers menambah poin di set kedua tersebut. (sib)
Editor : Budhi Prasetya