Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Beda Nasib Reijnders Bersaudara: Tijjani Cetak Gol untuk Belanda, Eliano Gagal Bantu Selamatkan Indonesia

Ockta Prana Lagawira • Jumat, 21 Maret 2025 | 16:05 WIB
Pemain Belanda Tijjani Reijnders, yang juga kakak dari pesepak bola Timnas Indonesia Eliano Reijnders.
Pemain Belanda Tijjani Reijnders, yang juga kakak dari pesepak bola Timnas Indonesia Eliano Reijnders.

Jawa Pos Radar Madiun – Spanyol nyaris kalah dari Belanda, tetapi gol di menit akhir dari Mikel Merino memastikan La Roja menahan imbang Oranje 2-2 pada leg pertama babak perempat final UEFA Nations League 2024/25, Jumat (21/3) dini hari WIB.

Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 22 pertandingan di semua ajang.

Laga ini diwarnai gol Tijjani Reijnders, kakak pesepak bola Timnas Indonesia Eliano Reijnders.

Pada FIFA Matchday kali ini, Reijnders bersaudara beda nasib.

Tijjani Reijnders, sang kakak, mencetak gol untuk membantu Belanda menahan imbang Spanyol.

Sementara adiknya, yakni Eliano Reijnders, gagal membantu timnas selamat dari kekalahan 1-5 atas Australia.

Pertandingan di De Kuip, Rotterdam, berlangsung sengit.

Spanyol unggul lebih dulu melalui Nico Williams, tetapi Cody Gakpo dan Tijjani Reijnders membawa Belanda berbalik unggul.

Sayangnya, kartu merah Jorrel Hato membuat tuan rumah goyah, hingga Merino mencetak gol penyeimbang di masa injury time.

Leg kedua akan digelar di Valencia pada Minggu (24/3), dengan pemenang laga ini bakal bertemu Prancis atau Kroasia di semifinal.

Spanyol langsung menekan sejak awal. Umpan Pedri dari dalam kotak penalti diteruskan dengan tenang oleh Nico Williams, membuat kiper Bart Verbruggen tak berdaya.

Namun, Belanda tak tinggal diam. Cody Gakpo menyamakan kedudukan di menit ke-27 lewat tendangan yang mengecoh Unai Simon di tiang dekat.

Belanda semakin percaya diri dan terus menekan. Memphis Depay sempat punya peluang emas, tetapi tendangannya mengarah tepat ke Simon.

Bahkan, sepakan akrobatik Tijjani Reijnders, kakak pemain timnas Indonesia Eliano Reijnders, nyaris membuat Belanda unggul sebelum jeda, namun bola hanya menyentuh mistar gawang.

Babak Kedua Milik Belanda, tetapi Kartu Merah Jadi Petaka

Saat babak kedua baru berjalan kurang dari satu menit, Jeremie Frimpong beraksi di sisi kanan dan mengirim umpan akurat ke Reijnders.

Tanpa ragu, gelandang AC Milan itu melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang, membawa Belanda unggul 2-1.

Belanda hampir memperlebar keunggulan melalui Gakpo di menit ke-59, tetapi Simon berhasil menepis tendangan keras sang winger Liverpool.

Spanyol yang tertinggal mencoba bangkit. Luis De la Fuente merespons dengan tiga pergantian pemain untuk meningkatkan daya gedor.

Namun, hingga menit ke-70, serangan La Roja masih bisa dimentahkan oleh pertahanan rapat Belanda.

Ketika pertandingan memasuki fase krusial, Jorrel Hato melakukan tekel keras kepada Robin Le Normand, membuat wasit mengganjarnya kartu merah langsung. Bermain dengan 10 pemain, Belanda mulai tertekan.

Williams Kembali Mengancam, Merino Jadi Penyelamat

Di menit-menit akhir, Williams kembali merepotkan lini belakang Belanda. Winger Athletic Bilbao itu melepaskan tembakan keras yang ditepis oleh Verbruggen, tetapi bola muntah langsung disambar oleh Mikel Merino.

Skor berubah menjadi 2-2, dan Spanyol berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka.

Pelatih Spanyol Luis De la Fuente puas dengan hasil ini, tetapi tetap menyoroti permainan timnya.

"Kami tidak boleh kehilangan fokus, terutama saat melawan tim sekuat Belanda. Kami harus lebih efektif di leg kedua," ujarnya seperti dikutip BEIN Sports.

Baca Juga: Media Korea Tak Masukkan Megawati Hangestri Kandidat MVP Liga, tapi Megatron Tidak Tertandingi di Aspek Ini

Sementara itu, pelatih Belanda Ronald Koeman menilai timnya sudah bermain maksimal meski harus kehilangan satu pemain. Senada disampaikan pemain sayap Belanda Jeremie Frimpong.

"Saya merasa jika kami bermain seperti ini, kami memiliki peluang yang sangat bagus untuk lolos," kata Jeremie Frimpong dikutip Bein Sports.

"Hari ini kami tampil dengan penuh semangat, kami punya banyak peluang. Anda melihat tim yang bagus hari ini, jadi akan menyenangkan untuk bermain dan menontonnya untuk kalian semua," tambahnya.

Hasil imbang ini membuat leg kedua di Valencia, Minggu (24/3), menjadi laga hidup-mati bagi kedua tim.

Spanyol hanya butuh hasil imbang untuk melaju ke semifinal, sementara Belanda wajib menang untuk menjaga asa mereka di UEFA Nations League 2024/25.

Pemenang duel ini akan menghadapi Kroasia atau Prancis di semifinal. Akankah La Roja mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka, atau Oranje mampu bangkit di laga tandang? (ota)

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia #belanda #tijjani reijnders #eliano #Hasil