Jawa Pos Radar Madiun – Kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menjadi momen pahit bagi Timnas Indonesia.
Salah satu sorotan utama tertuju pada Kevin Diks, bek andalan Garuda yang gagal mengeksekusi penalti di awal laga.
Pada menit ke-7, Indonesia mendapat peluang emas untuk unggul lebih dulu setelah Rafael Struick dilanggar oleh Kye Rowles di kotak penalti.
Diks yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya membentur mistar gawang, membuat skor tetap imbang.
Padahal, performa Diks sebagai penendang penalti di klubnya, FC Copenhagen, terbilang mentereng.
Catatan penaltinya nyaris sempurna, menjadikannya pilihan utama di titik putih.
Sayangnya, peluang tersebut justru menjadi titik balik bagi Australia yang kemudian mencetak lima gol ke gawang Indonesia.
Diks Tetap Tampil Impresif Meski Gagal Penalti
Meski gagal mencetak gol, Kevin Diks tampil cukup solid sepanjang 90 menit.
Ia sukses menyumbangkan satu assist untuk gol Ole Romeny di menit ke-78, mencatatkan 40 umpan akurat, 68 sentuhan, dan memenangkan dua duel.
Sayangnya, performa individu tersebut belum cukup untuk menyelamatkan Indonesia dari kekalahan.
Setelah penalti Diks gagal, Australia langsung membalas lewat gol Martin Boyle dari titik putih di menit ke-18, disusul Nishan Velupillay (20’), Jackson Irvine (34’, 90’), dan Lewis Miller (61’).
Meski penguasaan bola Indonesia mencapai 64 persen di babak pertama, Garuda kalah dalam hal efektivitas.
Curahan Hati Kevin Diks di Media Sosial
Pasca pertandingan, Kevin Diks menyampaikan rasa kecewanya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
“Sepakbola penuh dengan pasang surut, dan malam ini adalah salah satu momen sulit. Kami sudah memberikan segalanya, tetapi itu tidak cukup. Kami merasakan kekecewaan seperti kalian,” tulis Diks seperti dikutip JawaPos.com.
Meski kecewa, pemain berdarah Belanda-Indonesia ini tetap menyuarakan semangat untuk bangkit dan mengajak suporter memberikan dukungan lebih di laga selanjutnya.
“Tetapi kami tidak akan berhenti berjuang. Terima kasih telah mendukung kami, kami membutuhkan dukungan kalian lagi pada hari Selasa (vs Bahrain),” lanjutnya.
Erick Thohir Beri Suntikan Semangat Jay Idzes Dkk
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga memberikan suntikan semangat kepada para pemain. Ia menyatakan bahwa kekalahan dari Australia adalah bagian dari proses membangun tim yang lebih kuat.
“Saya tetap dukung Tim Nasional sepak bola Indonesia di saat kalah ataupun menang. Karena saya mencintai bangsa ini seutuhnya. Saya akan tetap kerja keras membangun Tim Nasional ini untuk menembus Piala Dunia. Kepada para pemain, tetap tegakkan kepala kalian. Peluang itu masih ada,” tulis Erick dalam unggahan Instagramnya.
Kekalahan dari Australia membuat posisi Indonesia turun ke peringkat empat klasemen Grup C.
Namun, peluang lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih terbuka. Garuda harus menang di laga penting melawan Bahrain pada Selasa (25/3/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kevin Diks dipastikan akan kembali jadi andalan di lini belakang, dan publik berharap ia bisa menebus kegagalan penalti dengan performa maksimal.
Dengan pengalaman dan ketegaran mentalnya, Diks diyakini tetap jadi sosok kunci dalam perjuangan Timnas Indonesia. (ota)
Editor : Mizan Ahsani