Jawa Pos Radar Madiun – Pertandingan pertama babak play off liga voli Korea Selatan (V League) 2024/2025 antara Red Sparks melawan Hyundai Hillstate tinggal satu hari lagi.
Red Sparks yang diperkuat pevoli kelahiran Jember, Jawa Timur, Megawati Hangestri Pertiwi bakal kembali berduel dengan Momma Basoko.
Namun sebenarnya, pertarungan itu bukan melulu soal duel spiker terbaik masing masing tim.
Diketahui, Megawati Hangestri adalah opposite andalan Red Sparks. Pemian berjuluk Megatron itu jadi pemain pendulang poin utama bagi timnya.
Perannya dilapangan kerap menjadi penentu kemenangan tim berjuluk The Red Force tersebut. Megatron bahkan dinobatkan sebagai MVP putaran ketiga dan keempat liga voli Korea Selatan musim ini.
Hingga saat ini, Megawati Hangestri masih menjadi pemain yang menduduki posisi top attack V league.
Pemain bernomor punggung delapan itu mencatatankan rate success tertinggi, emngalahkan Gyselle Silva dan pemain idolanya sendiri Kim Yeon koung.
Tak hanya itu, ia juga menduduki posisi top open attack dan top back attack selama pertandingan babak reguler liga voli Korea Selatan 2024/2025.
Capaian itu sudah direngkuhnya sejak putaran ketiga V League sejak Red Sparks mecatatkan 13 kemenangan beruntun mereka.
Dalam pertandingan play off yang dimulai hari Selasa 25 Maret 2025, Megawati Hangestri harus berhadapan dengan dua middle blocker tangguh Hyundai Hillstate.
Yakni Yang hyo jin dan Lee Da hyeon. Diketahui, Yang Hyo jin adalan pemain veterng yang menjadi langganan timnas voli putri Korsel.
Sementara Lee Da hyeon saat ini tercatat sebagai pemain yang berada di pucuk daftar top blocking di liga voli Korea Selatan.
Middle blocker cantik itu mengungguli rivalnya Anilise Fitzi dari Pink Spiders yang belakangan kerap jadi momok bagi Megawati Hangestri.
Pertandingan antara Red Sparks melawan Hyundai Hillstate dalam babak play off V League layak menyedot perhatian penggemar dan pengamat bola voli Korsel.
Itu tak lepas dari performa mengagumkan yang ditunjukkan Megatron bersama The Red Force pada musim ini.
Pun, tekad Megawati Hangetsri yang ingin mempersembahkan satu bintang bagi tim yang dibelanya itu.
Jika menang lawan Hyundai Hillstate di babak play off, maka dirinya berkesempatan bakal berduel dengan pemain idolanya Kim yeon koung di partai puncak V league.
Tentu saja, lagi-lagi itu bakal menyedot perhatian. Mengingat legenda dan ratu voli Korsel itu sudah memutuskan pensiun dari olehraga profesional yang lama digelutinya itu.
Laga final liga voli Korea selatan musim ini jadi penampilan terakhirnya. Pun dirinya pernah mengungkapkan ingin kembali bermain di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Korsel.
Tersirat kabar bahwa Kim Yeon koung ingin berduel dengan Megawati Hangestri pada babak final di markas Red Sparks tersebut. (sib)
Editor : Budhi Prasetya