Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Krisis Lini Depan Arsenal Disebut karena Blunder Mikel Arteta, Siapa Layak Digaet di Bursa Transfer Musim Panas?

Ockta Prana Lagawira • Rabu, 26 Maret 2025 | 10:00 WIB
Mikel Merino, gelandang Arsenal yang disulap Mikel Arteta menjadi striker.
Mikel Merino, gelandang Arsenal yang disulap Mikel Arteta menjadi striker.

Jawa Pos Radar Madiun – Ambisi Arsenal untuk meraih gelar juara Liga Primer Inggris musim ini dinilai terganggu karena krisis di lini depan.

Cedera yang menimpa Gabriel Jesus, Kai Havertz, hingga Bukayo Saka membuat Mikel Arteta kehabisan opsi penyerang.

Terlebih, The Gunners gagal mendatangkan striker baru di bursa transfer musim dingin lalu.

Pakar TNT Sports, Lucy Ward, menyebut kegagalan tersebut sebagai "kesalahan besar" yang berisiko menggagalkan mimpi Arsenal menjadi juara.

Gelandang Mikel Merino bahkan sempat ditugaskan bermain sebagai penyerang dalam beberapa laga karena minimnya stok pemain depan.

Gagal Rekrut Ollie Watkins, Arsenal Tanpa Tambahan Amunisi

Laporan menyebut bahwa Arsenal sempat mengajukan tawaran untuk Ollie Watkins dari Aston Villa.

Namun, proposal itu ditolak dan tidak ada rekrutan baru yang masuk ke Emirates Stadium.

Akibatnya, Arsenal kini tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Liverpool, padahal hanya tersisa sembilan pertandingan.

Ward menilai keputusan Arsenal yang tidak memperkuat lini depan adalah blunder besar.

"Saya suka perkembangan Arsenal di bawah Arteta. Tapi tidak memiliki pencetak gol murni sangat fatal," ujarnya di acara TNT Sports' The Breakdown: Premier League Special.

Rio Ferdinand Sarankan Isak, McCoist dan Keown Ragu Bisa Terwujud

Rio Ferdinand menyebut striker Newcastle United, Alexander Isak, sebagai sosok yang ideal untuk lini depan Arsenal di bursa transfer musim panas mendatang.

“Dia sudah terbukti di Premier League dan bisa mencetak gol di laga besar,” kata Ferdinand.

Namun, pandangan tersebut dibantah oleh Ally McCoist dan Martin Keown. McCoist menilai mustahil Newcastle akan menjual aset berharganya.

"Newcastle justru membangun tim di sekitar Isak, bukan menjualnya," tegasnya.

Senada dengan itu, Keown merasa sulit Arsenal mendatangkan pemain seperti Isak, terutama setelah Newcastle sukses menjuarai Piala EFL.

“Semakin sulit memboyongnya sekarang. Harusnya Arsenal lebih cepat bergerak dan mencari pemain sebelum jadi rebutan klub besar,” ujarnya.

Peluang Gelar Arsenal Dipertaruhkan

Keown meyakini Arsenal tak akan mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

Namun, Lucy Ward menilai semuanya sudah terlambat.

"Mereka mempertaruhkan gelar juara. Ini ceroboh. Arteta mungkin tidak akan mengatakan secara langsung, tapi pasti dia kecewa."

Ward juga menyoroti filosofi Arteta yang cenderung mengandalkan kolektivitas.

"Dia percaya pada kekuatan lima atau enam pemain, tapi dalam urusan mencetak gol, tetap dibutuhkan seorang predator di depan gawang," tegasnya.

Kini, Arsenal harus berjuang keras menyapu sisa laga musim ini dengan skuad yang ada, sembari berharap pemain-pemainnya segera pulih dari cedera. (ota)

Editor : Mizan Ahsani
#Arsenal #striker #krisis #arteta