Jawa Pos Radar Madiun - Timnas Indonesia menghadapi Korea Selatan di Piala Asia U17, Jumat malam (4/4).
Hasil babak pertama 0-0. Kedua tim sama-sama kesulitan dalam menjebol gawang lawan, meski Korea memiliki lebih banyak peluang emas dibandingkan garuda Muda.
Mengawali babak pertama, Korea tanpa segan langsung menekan.
Tembakan pertama ke gawang Garuda Muda bahkan dicatatkan Taeguk Warriors pada menit ke-1.
Pada menit ke-12, Timnas Indonesia mendapatkan peluang emas.
Mierza Fijatullah sukses satu lawan satu dengan kiper Korea usai mendapat sodoran umpan manis dari Alberto.
Sayangnya, ia terus melakukan dribble dan tak melakukan tembakan. Alhasil, bola diamankan dengan mudah oleh Park Do Hun.
Memasuki babak kedua, Korea kembali memegang kendali permainan.
Sejumlah peluang yang didapatkan Taeguk Warriors kerap membahayakan gawang Indonesia yang dikawal Dafa Al Gasemi.
Solidnya lini pertahanan yang dikawal Mathew Baker dan kapten Timnas Indonesia U17 I Putu Panji Apriawan membuat gawang Garuda Muda tetap perawan.
Pada menit ke-91, wasit menghadiahi tendangan penalti kepada Timnas Indonesia usai pemain Korea kedapatan handball.
Evandra Florasta yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti sukses menceploskan bola ke gawang Korea kendati tendangannya sempat ditepis Park Do Hun. Skor 1-0 untuk Garuda Muda.
Hingga peluit akhir berbunyi, skor tetap 1-0 untuk kemangan Indonesia. Garuda Muda mendapat tiga poin perdananya di Piala Asia U17.
Selanjutnya, Garuda Muda akan menghadapi Yaman U17 pada Senin (7/4), pukul 22.00 WIB. (naz)
Editor : Mizan Ahsani