Jawa Pos Radar Madiun – Liga Voli Korea Selatan (V League) divisi putri musim 2024/2025 menyisakan satu pertandingan sisa.
Red Sparks dan Pink Spiders harus kembali berduel dalam leg 5 final V Legue hari Selasa 8 April 2025 di Samsan World Gymnasium, Inchen, Korsel.
Megawati Hangestri Pertiwi kembali menghadapi pemain idolanya KIm Yeon koung, yang merupakan legenda dan ratu voli Korsel.
Sejumlah klub peserta liga voli Korea Selatan mulai mempersiapkan diri untuk menysongong musim berikutnya.
Diantaranya GS Caltex yang telah memperbarui kotrak dengan pemain asing andalannya Gyselle Silva.
Sementara klub lainnya juga bersiap merekrut pemain baru, baik itu dari Eropa dan Asia. Salah satunya melalui draft pemain kuota Asia.
Informasi yang dihimpun, draft pemain kuota Asia V League untuk musim 2025/2026 akan dilaksanakan pada hari Jumat 11 April 2025.
Tujuh klub peserta liga voli Korea Selatan dari divisi pria dan wanita akan berkumpul di Hotel Mayfield di Gangseo gu, Seoul, Korsel.
Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk memilih pemain saat draft kuota Asia yang akan dilakukan melalui konferensi video non-tatap muka tersebut.
Diketahui, sedikitnya 140 pemain baru mendaftar untuk draft ini, diantaranya 98 pemain pria dan 42 pevoli wanita.
Jumlah ini menurun 6 orang dari jumlah pendaftar awal 146 orang (101 laki-laki dan 45 perempuan).
Pemain yang saat ini masih bermain di V League musim ini, seperti Megawati hangestri masih dapat mendaftar hingga sehari sebelum draft kuota Asia dimulai.
Di antara pemain baru di tim putra, yang menarik perhatian adalah pemain tim nasional Australia Hemisch Hezelden (opposite) dan Ethan Garrett (outside hitter) serta Mahi Zelbe Ghaziani dari Iran (middle blocker).
Pemain lain yang juga masuk dalam draft tersebut adalah Mahmoudavi Reza (Iran). Ia menjadi pemain tertinggi di antara para pelamar.
Mahmoudavi Reza tercatat memiliki tinggi badan sekitar 217 cm. Selain itu ada Moradi Aref yang juga dari Iran dimana telah memiliki pengalaman bermain di V League.
Di divisi wanita, dua pemain yang memiliki bermain di liga voli Korea Selatan adalah Reina Tokoku (Jepang) dan Stephanie Wyler (Australia).
Reina Tokoku sempat memperkuat Pink Spiders pada musim 2023/2024. Sementara Weiler tercatat sebagai outside hitter GS Caltex pada musim ini.
Namun ia harus berhenti di tengah kompetisi lantaran cedera. Keduanya juga telah mendaftar di draft kuota Asia untuk musim depan.
Nama atlet terkenal di Liga Indonesia Yola Yuliana dikabarkan juga menarik perhatian sejumlah klub.
Ia akan bersaing dengan Haruyo Shimamura, middle blocker terbaik Kejuaraan Klub Dunia 2024 dari Jepang. Serta pencetak poin terbanyak Liga Australia 2022 Emma Burton.
Peluang Megawati Hangestri Pertiwi
Di antara pemain yang saat ini tercatat masih aktif bermain di liga voli Korea Selatam musim 2024/2025, libero klub divisi putra Korean Air, Ryohei Iga, tampaknya memiliki peluang besar menandatangani kontrak lagi.
Sementara untuk divisi wanita, nama Megawati Hangestri Pertiwi (opposite Red Sparks) dan Thanacha Sooksot (outside hitter Expressway Hi-Pass) dikabarkan juga memiliki peluang besar untuk kembali bermain di V League musim depan.
Namun, dari kabar yang beredar di media Korsel, Megatron disebut-sebut tengah mempertimbangkan tiga opsi kelanjutan karirnya.
Yakni tetap bermain di Korsel, meniti karir liga profesional liga voli Jepang dan Eropa, serta berpartisipasi bermain di liga Indonesia (Proliga).
Ali Fazli dari Samsung Fire & Marine Insurance, Mohamed Yacoub dari KB Insurance, Yamato Nagano dari Korea Electric Power Corporation, dan Shota Hamada dari OK Savings Bank juga telah menyelesaikan draf aplikasi mereka. (sib)
Editor : Budhi Prasetya