Jawa Pos Radar Madiun – Paris Saint-Germain (PSG) akan menjamu Aston Villa dalam leg pertama perempat final Liga Champions 2024/25 di Parc des Princes, Rabu (9/4) pukul 02.00 WIB.
Pertandingan ini tak hanya krusial bagi ambisi Eropa PSG, tetapi juga bernuansa emosional bagi pelatih Villa, Unai Emery, yang pernah melatih PSG dan mengalami memori pahit di kompetisi ini.
PSG sudah memastikan gelar Ligue 1 musim ini, membuat mereka bisa lebih fokus di Eropa. Pelatih Luis Enrique menyatakan bahwa menyelesaikan tugas di liga domestik bukan berarti tantangan di Liga Champions menjadi lebih ringan.
"Kami tetap harus berjuang karena musim ini tidak berakhir di awal April," ujar Enrique dalam konferensi pers jelang pertandingan ke-100-nya bersama PSG.
Di atas kertas, PSG diunggulkan karena status dan kedalaman skuad. Namun, Villa hadir dengan mentalitas pemenang dan performa yang tengah on fire.
Tim asal Birmingham ini melaju ke perempat final untuk pertama kalinya sejak 1983 dan sedang dalam tren tujuh kemenangan beruntun di semua ajang.
Emery Kembali ke Parc des Princes
Unai Emery, yang melatih PSG pada 2016–2018, menyebut laga ini sebagai momen emosional.
“Itu masa yang sulit. Kami semua harus beradaptasi,” kenang Emery yang pernah membawa PSG meraih quadruple domestik, tapi gagal total di Liga Champions.
Salah satu kenangan pahit Emery adalah saat PSG dibantai 6-1 oleh Barcelona setelah unggul 4-0 di leg pertama pada 2017—sebuah comeback legendaris yang masih menghantui sejarah klub.
Kini, Emery kembali dengan tim yang telah menyatu dengan filosofi sepak bolanya. Di bawah arahannya, Aston Villa menjadi salah satu tim Inggris paling konsisten, bahkan bersaing di tiga kompetisi sekaligus: Premier League, Liga Champions, dan Piala FA.
Susunan Pemain dan Kekuatan Tim
PSG (4-3-3): Donnarumma; Hakimi, Beraldo, Pacho, Nuno Mendes; Neves, Vitinha, Fabian Ruiz; Kvaratskhelia, Dembele, Barcola
Pelatih: Luis Enrique
Aston Villa (4-2-3-1): Emi Martinez; Cash, Konsa, Pau Torres, Digne; Kamara, Tielemans; Rogers, Asensio, McGinn; Rashford
Pelatih: Unai Emery
Kehadiran Marco Asensio yang kini membela Villa juga menyemarakkan laga. Dipinjam dari PSG, Asensio tampil impresif dan menyumbang 3 assist di fase sebelumnya. Ia berpeluang menjadi penentu dalam duel ini.
Analisis Taktikal
Analis Sky Sports, Sam Blitz, menyebut PSG tidak otomatis difavoritkan. Villa punya keunggulan rotasi dan energi pemain. Melawan Nottingham Forest pekan lalu, delapan rotasi dilakukan tanpa mengurangi intensitas permainan.
Dengan lini tengah solid dan sayap agresif, Villa punya modal untuk membuat kejutan. Sementara PSG akan bertumpu pada kombinasi kecepatan Ousmane Dembele dan ketajaman Kvaratskhelia yang menggantikan peran Mbappe musim ini.
“Emery memang tak sukses bersama PSG, tapi rekornya di kompetisi Eropa luar biasa. Ini bisa jadi momen pembuktian,” tulis Blitz.
Prediksi Pertandingan
PSG mungkin unggul dalam penguasaan bola dan pengalaman, tetapi Villa memiliki motivasi tinggi dan taktik yang matang.
Laga ini berpotensi berakhir imbang, atau kemenangan tipis bagi salah satu tim. Apapun hasilnya, leg kedua di Villa Park akan sangat menentukan. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira