Jawa Pos Radar Madiun – Performa ciamik yang ditunjukkan Megawati Hangestri saat memperkuat Red Sparks di liga voli Korea Selatan (V League) menarik perhatian banyak media lokal Korsel.
Tak hanya meliput dan memberitakan pertandingan Red Sparks, mereka kerap melakukan wawancara langsung dengan Megawati Hangestri.
Terbaru, KBS membuat liputan khusus terkait karir pevoli kelahiran Jember, Jawa Timur. Video berdurasi sekitar 48 menit 26 detik itu seperti film dokumenter.
Saat berita ini ditulis, video tersebut sudah diunggah ke kanal YouTube KBS yang memiliki 2,4 juta subscriber itu.
Hasilnya cukup mengejutkan. Film dokumenter itu sudah ditonton sekitar 53.934 ribu orang setelah lima jam diunggah.
Dalam tayangan tersebut juga ditampilkan rekaman video beberapa pertandingan Red Sparks. Termasuk saat pertandingan penting The Red Force memutus 14 kemenangan beruntun Pink Spiders di liga voli Korea Selatan musim 2024/2025.
Salah satunya saat pelatih Marcello Abbodanza dan Ko Hee jin melakukan protes keputusan wasit. Jua momen epik saat legenda dan ratu voli Korsel Kim Yeon koung kesal lantaran spikenya berhasil diblok Megawati Hangestri.
Selan itu, dalam film dokumenter itu juga diperlihatkan suasana latihan tim Red Sparks. Para pemain seperti setter sekaligus kapten tim Yeum Hye seon, Jung Ho young, Pyo Seung ju, Park Eun jin dan lainnya juga diwawancarai.
Bahkan Park Hye min yang tengah cedera pun tak luput dari sorotan kamera saat pevoli cantik itu berjalan ke arena latihan dengan menggunakan alat bantu.
Menariknya, tim dari KBS juga meyoroti sikap Megawati Hangestri saat time out. Dimana pemain berjuluk Megatron itu terihat minum dengan posisi tidak berdiri seperti pemain kebanyakan.
“Kalau bagi muslim, minum sambil duduk itukan lebih baik daripada minum sambil berdiri,” ujarnya dalam video liputan tersebut.
Ia pun menjelaskan lebih lanjut ajaran agama Islam yang dianutnya itu kepada tim KBS yang melakukan wawancara langsung.
Termasuk soal dalam berbusana dimana ia selalu mengenakan hijab dalam pertandingan bersama Red Sparks sejak V League musim 2023/2024 lalu.
Pemain berposisi opposite itu menjelaskan jika hal tersebut tidak menggangu penampilanya di atas lapangan saat bertanding.
Termasuk soal hal makanan. Dimana ia tetap menghindari bahan makanan yang dilarang dalam agam Islam selama di Korea Selatan.
Pendapat Megawati Hangestri itu mendapat tanggapan positif dari narasumber dari Korsel yang juga “terpesona” dengan performa serta kepribadian atlet voli asal Indonesia itu.
Seorang jurnalis asal Indonesia juga berkesempatan diwawancarai tim liputan KBS soal penampilan gemilang Megatron.
“Sebagai jurnalis Indonesia, saya banga banget dengan keberadaan Mega dua musim berturut-turut dan menunjukan kualitasnya,” ucapnya.
“ Dan dia menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia” tambah jurnalis tersebut.
Dalam video liputan juga diperlihatkan betapa senangnya ia saat turun salju pada musim dingin. Ia nampak antusias naik bus rombongan Red Sparks menuju tempat bertanding.
Beberapa cuplikan video pertandingan melawan tim papan atas seperti Hyundai Hillstate juga ditampilkan.
Disertai narasi prestasi yang digapai Megawati Hangestri dan Red Sparks yang kembali maju ke babak playoff liga voli Korea Selatan.
Penonton dibuat terhibur dengan video yang merekam para pemain tim asal kota Daejeon itu memainkan permainan tradisional Korsel.
Nampak juga sejumlah warga Indonesia yang berkerja di negeri gingseng itu ramai-ramai menonton pertandingan Megawati Hangestri bersama Red Sparks.
Terlihat mereka berteriak, bersorak dan tepuk tangan selama menonton pevoli Indonesia itu berlaga di League yang disiarkan langsung tersebut.
“Kita habis kerja seharian terus nonton voli kebetulan mbak Mega main, kami merasa terhibur, bangga dan senang,” ujar salah satu pria yang mengenakan jersey Red Sparks
Film dokumenter kiprah Megatron itu ditutup dengan laga final antara Red Sparks melawan Pink Spiders di liga voli Korea Selatan musim 2024/2025.
Termasuk rekaman para pemain The Red Foce yang tak bisa menutup kesedihan mereka usai kala di pertandingan leg 5 final V League tersebut.
“Aku bersyukur juga karena dipilih sehingga bisa keluarin bakat aku. Ternyata aku bisa dan menunjukan bahwa ada kok orang Indonesia yang bisa main voli terus bersaing sama orang-orang luar negeri juga,” ungkap Megawati Hangestri di fase akhir video liputan KBS itu. (sib)
Editor : Budhi Prasetya