MANCHESTER, Jawa Pos Radar Madiun – Drama luar biasa terjadi di Etihad Stadium saat Manchester City sukses membalikkan keadaan dan membantai Crystal Palace 5-2 pada lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (12/4/2025) malam WIB.
Palace sempat mengejutkan tuan rumah dengan dua gol cepat dari Eberechi Eze di menit ke-8 dan Chris Richards pada menit ke-21.
Namun keunggulan itu seolah menyulut semangat City.
Mereka bangkit hanya dalam tiga menit, dimulai dari tendangan bebas brilian Kevin De Bruyne di menit ke-33 dan dilanjutkan gol penyama dari Omar Marmoush pada menit ke-36.
Babak kedua langsung meledak. Hanya 77 detik setelah restart, Mateo Kovacic mencetak gol ketiga City lewat skema apik yang dimulai dari umpan De Bruyne.
Tak berhenti di situ, giliran James McAtee mencetak gol keempat usai memanfaatkan bola panjang dari Ederson.
Palace mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan Devenny dan Franca, namun dominasi City terus berlanjut.
Nathan O’Reilly menutup pesta gol di menit ke-79 lewat sepakan voli hasil bola liar di kotak penalti.
Penampilan De Bruyne jadi sorotan utama. Ia mencetak satu gol, menciptakan assist, dan mengatur ritme permainan City.
Komentator Sky Sports menyebut De Bruyne sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut dan menjadi simbol kebangkitan sang juara bertahan.
Dengan hasil ini, City naik ke posisi keempat klasemen sementara dan menjaga asa mempertahankan gelar.
Palace yang sempat tampil menjanjikan, harus pulang dengan tangan hampa meski sempat unggul dua gol lebih dulu.
Atmosfer Etihad pun pecah saat Kevin De Bruyne ditarik keluar di penghujung laga, sebagai bentuk penghormatan fans untuk sang maestro yang akan segera meninggalkan City musim panas ini.
Laga ini juga menandai semakin tajamnya lini serang City meski tanpa Haaland, sekaligus memperlihatkan lemahnya lini belakang Palace. The Citizens kini siap menatap sisa musim dengan optimisme tinggi. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira