LONDON, Jawa Pos Radar Madiun – Mimpi Arsenal untuk meraih gelar Liga Primer Inggris musim ini tampaknya mulai memudar.
Usai ditahan Brentford 1-1 di Emirates Stadium, pelatih Mikel Arteta secara terbuka mengakui peluang juara kini hampir mustahil tercapai.
"Yang kami inginkan hari ini adalah memperbesar peluang untuk bersaing meraih gelar, tapi dengan hasil ini, kemungkinan itu jadi semakin kecil," kata Arteta dalam wawancara dengan Sky Sports, Sabtu (12/4/2025) malam waktu setempat.
The Gunners sempat unggul lebih dulu lewat gol Thomas Partey pada menit ke-61, hasil kerja sama apik dengan Declan Rice. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama.
Yoane Wissa mencetak gol penyeimbang untuk Brentford di menit ke-74, memanfaatkan celah di lini belakang Arsenal.
Padahal, atmosfer di Emirates awalnya terasa positif usai kemenangan besar atas Real Madrid di Liga Champions tengah pekan lalu.
Namun Arsenal gagal menjaga momentum. Tambahan satu poin ini menjadi hasil imbang kedua beruntun mereka di liga, setelah sebelumnya juga ditahan imbang 1-1.
Arteta pun tak menutupi rasa frustrasinya. “Kami sepenuhnya mengontrol pertandingan, tapi kebobolan gol yang buruk. Itu bukan level yang kami butuhkan,” tegas pelatih asal Spanyol itu.
Hasil ini membuat Arsenal gagal memangkas jarak dari Liverpool di puncak klasemen.
Jika The Reds mampu mengalahkan West Ham pada laga Super Sunday (13/4), selisih poin bisa melebar hingga 13 angka. Dengan hanya tujuh laga tersisa, pasukan Arne Slot hanya butuh tiga kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara.
Kontroversi sempat terjadi di laga ini. Arsenal sempat mencetak gol lewat sundulan Kieran Tierney, namun dianulir karena offside berdasarkan teknologi semi-otomatis yang untuk pertama kalinya digunakan di Premier League akhir pekan ini.
Selain itu, pelanggaran keras Christian Norgaard terhadap Gabriel Martinelli hanya berbuah kartu kuning, membuat fans tuan rumah meradang.
Jamie Redknapp, analis Sky Sports, menyebut tekel tersebut sebagai bentuk keputusasaan.
“Martinelli lebih cepat darinya. Itu tekel putus asa yang bisa melukai lawan,” tegas Redknapp.
Meski hasil ini mengecewakan, para penggemar masih memberikan tepuk tangan bagi skuad The Gunners.
Harapan mereka kini tertuju pada laga leg kedua Liga Champions melawan Real Madrid. Bila menang, peluang menebus kegagalan di liga tetap terbuka lebar di panggung Eropa.
"Yang terpenting sekarang adalah fokus di Liga Champions. Jika bisa menang atas Madrid, semua frustrasi hari ini akan terlupakan," tutup Sam Blitz dari Sky Sports yang melaporkan langsung dari Emirates. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira