Jawa Pos Radar Madiun - Kamu lagi persiapan buat ikut event lari? Jangan cuma siapin outfit kece dan playlist favorit.
Biar stamina tetap terjaga sampai garis finish, perhatiin apa yang masuk ke perut!
Yuk, intip asupan yang bikin lari makin kuat!
Karbohidrat Kompleks untuk Energi Tahan Lama
Karbohidrat menjadi sumber energi utama tubuh yang digunakan untuk memproses glukosa menjadi energi yang dibutuhkan otot.
Asupan karbohidrat yang cukup membantu menjaga energi selama lari, mencegah kelelahan, dan meningkatkan kinerja.
Contohnya: oatmeal, pisang, roti gandum, kentang, nasi merah.
Protein, Teman Setia Otot
Meskipun lebih penting setelah lari, protein bantu otot tetap kuat dan pulih lebih cepat.
Contohnya: telur, ayam tanpa lemak, ikan, tempe, kacang-kacangan.
Lemak Sehat Bisa Jadi Energi Tambahan
Lemak juga penting lho, asal yang sehat. Mereka bantu kasih energi cadangan.
Contohnya: alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun.
Camilan Ringan untuk Tambahan Energi Cepat
Nggak sempat makan besar? Camilan ringan bisa jadi penyelamat. Konsumsi 30–60 menit sebelum lari.
Namun perlu diingat, tidak semua camilan dapat dikonsumsi saat olahraga.
Camilan yang baik saat olahraga yaitu yang kaya energi, mudah dicerna, dan yang dapat membantu pemulihan otot
Contohnya: buah-buahan segar, yogurt, telur rebus.
Minuman Penyegar Tenaga
Jangan remehkan minum! Minuman penyegar dapat membantu mengganti cairan yang hilang melalui keringat, memberikan energi, dan menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
Contohnya: air putih, minuman isotonik, air kelapa, air lemon madu, dan kopi.
Kalau mau lari makin maksimal, coba juga atur waktu makan. Idealnya, makan besar dilakukan 2–3 jam sebelum lari, sementara camilan ringan bisa dikonsumsi 30–60 menit sebelumnya.
Hindari makanan pedas atau tinggi gula sebelum berlari karena bisa bikin perut nggak nyaman.
Dan yang paling penting, dengarkan tubuhmu. Kalau merasa lelah, nggak ada salahnya istirahat sebentar. (naz)
Editor : Mizan Ahsani