Jawa Pos Radar Madiun - Venezia kembali gagal mengamankan kemenangan penting dalam upaya mereka keluar dari zona degradasi Serie A.
Pada pertandingan pekan ke-35 Liga Italia 2024/25 melawan Torino, Venezia hanya mampu bermain imbang 1-1 di Stadion Olimpico Turin pada Sabtu dini hari WIB.
Pertandingan dimulai dengan peluang pertama dari Venezia melalui sepakan Christian Gytkjær pada menit ke-4. N
amun, bola masih bisa ditepis oleh kiper Torino, Vanja Milinković-Savic.
Tak lama setelah itu, John Yeboah melewati dua bek Torino dengan menggiring bola sebelum melepaskan tendangan melengkung yang mengenai tiang jauh.
Rebound bola jatuh ke kaki Gytkjær yang langsung menendangnya, namun gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan VAR yang menunjukkan bahwa Gytkjær dalam posisi offside.
Namun, pada menit ke-35, Venezia akhirnya memecah kebuntuan lewat gol Kike Perez.
Bermula dari umpan Yeboah, Perez dengan tenang menaklukkan Milinković-Savic dan mencetak gol perdana di Serie A. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Torino mendominasi permainan. Pelatih Torino, Paolo Vanoli, melakukan tiga pergantian pemain setelah jeda untuk menambah daya serang.
Pada menit ke-51, Che Adams yang baru masuk hampir menyamakan kedudukan, namun tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Venezia, Ionut Radu.
Begitu pula dengan peluang Nikola Vlasic pada menit ke-70, yang kembali digagalkan Radu.
Namun, petaka datang bagi Venezia pada menit ke-72.
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, melakukan handball di dalam kotak penalti, yang kemudian dikonfirmasi setelah tayangan ulang VAR. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Torino.
Nikola Vlasic tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan berhasil mengecoh Radu untuk mencetak gol penyeimbang, 1-1.
Hasil imbang ini membuat Venezia masih terjebak di peringkat ke-18 klasemen Serie A dengan 26 poin, tertinggal satu poin dari Lecce yang berada di posisi ke-17 dan zona aman.
Sedangkan Torino kini berada di posisi ke-10 dengan 44 poin. Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, peluang Venezia untuk bertahan di Serie A semakin tipis. (naz)
Editor : Mizan Ahsani