Jawa Pos Radar Madiun – Performa Megawati Hangestri Putri di Liga Voli Korea Selatan musim 2023/2024 dan 2024/2025 terbilang moncer.
Sayangnya, pemain yang kerap memakai nomor punggung 8 itu gagal membawa timnya lolos ke grand final Proliga 2025.
Gresik Petrokimia yang diperkuat Megawati Hangestri hanya finis di posisi ketiga usai babak final four Proliga 2025 seri Solo berakhir.
Sebelumnya, penggemar bola voli tanah air sangat mengelu-elukan dan menantikan penampilan pemain berjuluk Megatron tersebut.
Maklum saja, pevoli kelahiran Jember, Jawa Timur itu menjadi pemain Indonesia yang terbilang sukses meniti karir di liga voli negara Asia.
Pemain berposisi opposite itu bahkan menjadi idola bagi publik, pecinta voli dan media lokal Korea Selatan yang kerap mengikuti kiprahnya membela Red Sparks di liga voli Korea Selatan itu.
Megawati Hangestri pulang ke Indonesia usai laga final Red Sparks laanw Pink Spiders. Pemain berjuluk Megatron itu akhirnya memperkuat Gresik Petrokimia di final four Proliga 2025.
Namanya sudah didaftarkan sejak sebelum laga final four seri Semarang dimulai. Meski sebenarnya itu dikabarkan masih dibekap cedera usai laga final liga voli Korea Selatan.
Namun dirinya baru dimainkan saat Gresik Petrokimia bertanding melawan Jakarta Pertamina Enduro pada hari Jumat 2 Mei 2025.
Dalam pertandingan di GOR Sritex, Solo itu, Megawati dimainkan sejak awal. Laga final four Proliga 2025 seri Solo disektor wanita tersebut berjalan seru.
Gresik Petrokimia dan Jakarta Pertamina Enduro harus melakoni set kelima penentuan atau penentuan.
Itu setelah Gresik Petrokimia menang di set pertama dan kedua dengan skor 25-22 dan 25-20.
Sedangkan Jakarta Pertamina Enduro berhasil mengejar dengan meraih kemenangan di set ketiga dan keempat dengan skor 15-25 dan 22-25.
Pada set kelima atau penentuan, Megawati Hangestri dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan rivalnya itu.
Gresik Petrokimia akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 9-15.
Debut perdana Megatron di Proliga 2025 berakhir pahit. Timnya kalah dramatis meski unggul 2-0 terlebih dahulu.
Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat oleh Jordan Thompson berhasil melakukan comeback hingga akhirnya memenangkan laga krusial tersebut.
Gagal Lolos ke Grand Final
Meski kalah, Gresik Petrokimia berhasil menambah satu poin mereka dan merangkak naik ke urutan ketiga klasmen sementara final four Proliga 2025.
Mereka masih memiliki harapan lolos ke grand final jika memenangkan laga terakhir mereka melawan Jakarta Electric PLN.
Peluang itu setelah Jakarta Posivo Polwan tumbang saat menghadapi Jakarta Electric PLN. Meski mereka tetap harus menunggu hasil pertandingan lainnya.
Megawati Hangestri dan kawan-kawan sukses mengalahkan Jakarta Electric PLN pada laga hari Sabtu 3 Mei 2025.
Megatron main sebagai pemain pengganti. Gresik Petrokimia menang tiga set langsung (26-24, 25-18, 25-20).
Tim asuhan Jeff Jiang Jie itu masih harus menunggu hasil pertandingan antara Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Popsivo Polwan yang bertanding hari Minggu 4 Mei 2025.
Laga yang ditunggu-tunggu dan menjadi penentu nasib Gresik Petrokimia pun tiba. Jakarta Popsivo Polwan yang diperkuat pevoli cantik Yolla Yuliana menang mudah.
Mereka melibas Jakarta Pertamina Enduro dengan tiga set langsung (25-19, 25-17 dan 26-24).
Alhasil Megawati Hangestri cs gagal lolos. Tiket grand final milik Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Pertamina Enduro.
Itu lantaran kedua tim tersebut menduduki peringkat 1 dan dua klasmen akhir final four Proliga 2025. (sib)
Editor : Budhi Prasetya