Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kenapa Megawati Jadi Cadangan saat Perebutan Tempat Ketiga Proliga 2025? Ini Jawaban Blak-blakan Pelatih Gresik Petrokimia!

Ockta Prana Lagawira • Senin, 12 Mei 2025 | 03:59 WIB
Megawati Hangestri saat tampil sebagai pemain pengganti dalam laga perebutan tempat ketiga Proliga 2025 melawan Jakarta Electric PLN.
Megawati Hangestri saat tampil sebagai pemain pengganti dalam laga perebutan tempat ketiga Proliga 2025 melawan Jakarta Electric PLN.

Jawa Pos Radar Madiun – Nama Megawati Hangestri Pertiwi mencuri perhatian publik saat hanya menjadi pemain cadangan dalam laga penentuan perebutan tempat ketiga PLN Mobile Proliga 2025 antara Gresik Petrokimia dan Jakarta Electric PLN, Sabtu (10/5), di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Meski tak tampil sebagai starter, Petrokimia sukses menang meyakinkan dengan skor 3-1 (25-15, 20-25, 25-20, 25-21), sekaligus mengunci posisi ketiga klasemen akhir Proliga 2025.

Keputusan pelatih Jeff Jiang Jie mencadangkan Megawati Hangestri bukan tanpa alasan.

Dalam konferensi pers usai laga, Jeff menyebut performa tim sangat bergantung pada kualitas receive alias penerimaan bola pertama.

Dan strategi yang ia rancang tidak menempatkan Megawati sebagai pemain utama dalam aspek tersebut.

“Karena bola voli yang paling utama dibutuhkan adalah receive. Kalau receive bagus, permainan pasti bagus. Dan Megawati adalah bagian dari strategi itu,” kata Jeff Jiang Jie.

Sebagai gantinya, Jeff lebih mengandalkan trio hitter Mediol Stiovanny Yoku, Julia Sangiacomo, dan Hanna Davyskiba. Ketiganya tampil luar biasa sepanjang laga.

Hanna Davyskiba jadi bintang kemenangan dengan mencetak 27 poin, sementara Julia Sangiacomo menyumbang 21 poin.

Kedua pemain asing ini tampil dominan, baik di serangan maupun servis.

Satu lagi pemain yang tak kalah bersinar adalah Rika Dwi Latri. Middle blocker 28 tahun ini menyumbang 11 poin, termasuk 5 block point dan 2 ace yang jadi momentum penting dalam kemenangan timnya.

Sementara itu, Maya Indri, middle blocker senior Gresik Petrokimia, menyebut kemenangan atas Electric PLN sebagai hasil kerja keras kolektif tim.

“Semua berkat kerja keras semua pemain. Kami ingin memberikan yang terbaik sampai akhir,” ucap Maya.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang dominasi Petrokimia atas Electric PLN, setelah dua kali menang di babak final four Proliga 2025.

Hasil ini membuat Gresik Petrokimia menutup musim dengan prestasi yang membanggakan, meski gagal lolos ke final. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#cadangan #Proliga 2025 #perebutan tempat ketiga #Megawati Hangestri #Gresik Petrokimia vs Electric PLN