Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Proliga Tahun Depan Terapkan Salary Cap, Klub Peserta Tambah Jadi 8: Ini Alasan PBVSI

Wawan Isdarwanto • Senin, 12 Mei 2025 | 19:04 WIB
Bhayangkara Presisi juara Proliga 2025 putra.
Bhayangkara Presisi juara Proliga 2025 putra.

Jawa Pos Radar Madiun - Kompetisi Proliga tahun depan dipastikan mengalami sejumlah perubahan.

1. Penerapan salary cap
Tujuannya untuk mengurangi kesenjangan antar-klub dalam hal finansial.

"Tahun depan kita sudah berlakukan yang namanya salary cap," kata Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo.

Imam menjelaskan, salary cap mengatur batas maksimum gaji pemain lokal maupun asing demi menciptakan kesetaraan antar-klub peserta Proliga.

"Diatur seperti itu supaya klub-klub kecil yang punya atlet juga bisa main," ujarnya.

2. Klub peserta ditambah
Dengan regulasi baru itu, Proliga 2026 ditargetkan diikuti delapan klub sektor putra dan putri.

3. Tak ada jeda kompetisi
Imam menambahkan bahwa Proliga tahun depan akan digelar tanpa jeda mulai Januari sampai Mei 2026.

Berbeda dengan Proliga 2025 yang selama Ramadan dihentikan kompetisinya dan baru berlanjut setelah Idul Fitri.

"Nanti untuk Proliga yang akan datang pada tahun 2026 akan kita laksanakan mulai Januari sampai Mei, dan bulan puasa tetap main, untuk mengejar event-event internasional," tuturnya.

Seperti diketahui, selama ini tanpa salary cap, klub-klub kaya seolah jor-joran merekrut pemain kelas dunia.

Akibatnya, tim dengan finansial terbatas enggan berpartisipasi.

Bahkan, sektor putra musim ini hanya diikuti 5 klub hingga persaingan dinilai kurang menarik.

Menyusutnya peserta Proliga 2025 sektor putra sebelumnya sempat menjadi sorotan presiden RI ke-6 sekaligus owner Jakarta LavAni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dia meminta PBVSI melakukan kajian terkait penurunan jumlah peserta Proliga putra dari tujuh menjadi lima tersebut.

"Masyarakat sudah senang karena turnamen Livoli Divisi Utama yang tadinya hanya diikuti oleh 8 klub, mulai tahun depan akan ditingkatkan jumlah pesertanya menjadi 12 klub. Tapi, kita patut bersedih karena tim peserta turnamen Proliga, justru jumlahnya makin sedikit," tulis SBY di X (Twitter).

SBY juga menyinggung soal besaran gaji pemain asing yang nilainya fantastis di luar kemampuan klub-klub peserta Proliga umumnya.

Terkait hal itu, SBY menilai sudah saatnya PBVSI menerapkan kebijakan batasan gaji maksimal atau salary cap untuk pemain asing. (isd)

Editor : Wawan Isdarwanto
#2026 #salary cap #pbvsi #Proliga