Jawa Pos Radar Madiun - Barcelona semakin dekat dengan gelar LaLiga 2025 usai kemenangan dramatis mereka atas Real Madrid dalam laga El Clasico.
Dengan keunggulan tujuh poin dan hanya menyisakan tiga pertandingan, Blaugrana hanya butuh satu kemenangan untuk mengunci gelar juara secara matematis.
Juara Tanpa Bertanding? Bisa Terjadi!
Kemenangan itu menjadikan tim asuhan Hansi Flick memimpin klasemen dengan sangat nyaman.
Bahkan, Barcelona bisa jadi juara lebih cepat, tanpa harus menunggu laga kontra Espanyol di Cornellà pada Kamis mendatang.
Semua tergantung pada hasil laga Real Madrid vs Mallorca yang akan digelar Kamis malam WIB.
Jika Madrid kalah, Barcelona otomatis juara karena keunggulan poin tak bisa dikejar lagi.
Jika Madrid imbang, maka selisih enam poin dan unggul head-to-head tetap membuat peluang Madrid nyaris mustahil.
Momen Potensial: Barcelona Juara dari Layar Televisi
Jika Madrid gagal menang lawan Mallorca, Barcelona bisa merayakan gelar juara dari rumah masing-masing, bahkan sebelum turun ke lapangan menghadapi Espanyol keesokan harinya.
Sebuah skenario yang bisa jadi sangat ironis dan menyakitkan bagi rival sekota mereka.
Masih Ada Aroma Panas di Derbi Katalunya
Tapi jangan lupa: pertandingan melawan Espanyol tidak akan jadi laga formalitas.
Rivalitas antara Barcelona dan Espanyol adalah salah satu yang terpanas di sepak bola Spanyol.
Dua tahun lalu, Barcelona juga memastikan gelar di RCDE Stadium, yang tentu masih membekas di benak fans dan pemain Espanyol.
Sulit membayangkan Espanyol akan membiarkan Blaugrana berpesta lagi di tempat yang sama.
Espanyol Butuh Poin, Bukan Nostalgia
Espanyol sedang berjuang di zona degradasi LaLiga.
Kekalahan dari Leganés akhir pekan lalu membuat mereka tidak boleh kehilangan poin lagi jika ingin bertahan.
Artinya, mereka akan tampil habis-habisan menghadapi Barcelona pada Kamis, entah Blaugrana datang sebagai juara atau belum.
Hitung-hitungan Barca Juara
• Jika Real Madrid kalah dari Mallorca, Barcelona otomatis juara LaLiga 2025.
• Jika Madrid imbang, kans juara Barcelona tetap terbuka lewat selisih gol dan head-to-head.
• Namun, rivalitas kontra Espanyol bisa jadi batu sandungan emosional, meski Blaugrana hanya perlu satu kemenangan.
Editor : Ockta Prana Lagawira