Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lamine Yamal: Anak Ajaib yang Tak Pernah Habis Bikin Kejutan, Barcelona Kunci Gelar La Liga ke-28

Ockta Prana Lagawira • Jumat, 16 Mei 2025 | 15:38 WIB
Selebrasi Lamine Yamal usai cetak gol ke gawang Espanyol.
Selebrasi Lamine Yamal usai cetak gol ke gawang Espanyol.

Jawa Pos Radar Madiun – Barcelona akhirnya meraih gelar juara La Liga 2024/2025 untuk ke-28 kalinya dalam sejarah klub, setelah menumbangkan Espanyol 2-0 dalam Derby Catalan yang berlangsung panas di Stadion RCDE, Kamis (16/5).

Laga ini menjadi panggung bagi Lamine Yamal, pemain muda 17 tahun yang mencetak gol spektakuler dan memastikan gelar liga pertama dalam kariernya.

Pertandingan berjalan ketat dan minim peluang bersih hingga menit ke-53.

Di momen inilah, Lamine Yamal, wonderkid yang digadang-gadang jadi ikon baru Blaugrana, melakukan aksi khasnya: menggiring bola dari sisi kanan, memotong ke dalam, lalu melepaskan tendangan kaki kiri ke tiang jauh.

Bola melengkung tak terjangkau, dan Joan García hanya bisa terpaku.

Gol ini mengubah segalanya. Dari permainan yang canggung, Barcelona seketika percaya diri.

Dan ketika Espanyol mulai kehilangan arah, Fermín López menambah keunggulan di penghujung laga.

Musim ini menjadi musim debut Hansi Flick sebagai pelatih kepala Barcelona.

Setelah melalui periode sulit di awal musim dan badai cedera pemain belakang seperti Koundé, Inigo, hingga Cubarsí, Flick berhasil menyatukan tim yang haus gelar.

Ia mengembalikan performa Lewandowski, memaksimalkan potensi Raphinha, dan tentu saja, memberi panggung penuh kepada Lamine Yamal.

“Saya pikir kami belum pernah kalah satu kali pun di paruh kedua musim. Itu luar biasa,” kata Flick usai pertandingan.

Espanyol datang ke laga ini dengan beban besar: berjuang untuk menghindari degradasi.

Tekanan tinggi mereka sempat merepotkan pertahanan Barça. Bahkan Urko dan Puado punya peluang emas yang gagal dikonversi.

Namun penyelamatan cemerlang Wojciech Szczesny jadi pembeda di bawah mistar.

Saat pertandingan memanas, sebuah insiden terjadi di luar stadion, ketika mobil dilempari benda oleh sekelompok fans tuan rumah.

Suasana sempat mencekam dan keamanan diperketat. Meski begitu, pertandingan tetap berlangsung hingga selesai dengan pengawalan ketat.

Lamine Yamal kini menutup musim dengan status baru: juara La Liga. Bukan sekadar pemain muda berbakat, ia menjadi simbol generasi baru Barcelona.

Gol penentunya bukan hanya mengunci kemenangan, tapi juga menegaskan bahwa masa depan klub aman di tangannya.

“Gol seperti ini sudah biasa dia lakukan di latihan. Dia latihan setiap hari dengan semangat luar biasa,” puji Flick.

Gelar ini menjadi momen kebangkitan Blaugrana. Setelah bertahun-tahun dibayangi masalah finansial dan inkonsistensi manajemen, Barcelona kembali mengangkat trofi bergengsi.

Dan kali ini, dengan wajah baru yang menjanjikan era kejayaan yang lebih panjang.

Dengan Lamine Yamal di lini depan, Hansi Flick di pinggir lapangan, dan semangat baru di ruang ganti, Barcelona kembali hidup. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#hasil espanyol vs barcelona #Real Madrid #barcelona #espanyol #derby catalan #juara la liga 2024 2025 #lamine yamal #Gol Indah