Jawa Pos Radar Madiun - Crystal Palace menciptakan sejarah di Stadion Wembley, Sabtu (17/5/2025) malam WIB, dengan menundukkan Manchester City 1-0 di final FA Cup.
Gol tunggal Eberechi Eze serta performa luar biasa Dean Henderson membawa The Eagles meraih gelar mayor pertama mereka sepanjang sejarah.
Gol Cepat Eze Buka Keunggulan Palace
Meski City mendominasi penguasaan bola sejak awal, Palace justru mencetak gol lebih dulu.
Pada menit ke-16, Eze memanfaatkan umpan silang Daniel Munoz dan menaklukkan Ortega lewat sepakan voli kaki kanan di kotak penalti.
Gol itu menggetarkan Wembley dan menjadi penentu akhir laga.
Henderson Jadi Pahlawan: Gagalkan Penalti dan Banyak Penyelamatan
Dean Henderson menjadi bintang lapangan. Ia menggagalkan penalti Omar Marmoush pada menit ke-35 dan menyelamatkan beberapa peluang berbahaya dari Doku, Haaland, hingga De Bruyne.
Kontroversi sempat muncul ketika Henderson diduga menyentuh bola di luar kotak penalti, namun VAR menyatakan tidak ada pelanggaran.
“Saya tahu ke mana Marmoush akan menendang,” ujar Henderson usai laga.
City Mandul, Guardiola Frustrasi
Meski menurunkan trio Haaland, De Bruyne, dan Doku, Manchester City tetap tak mampu menembus pertahanan rapat Palace.
Statistik mencatat banyak peluang emas City, namun penyelesaian akhir buruk dan aksi heroik Henderson jadi tembok tebal bagi The Citizens.
Guardiola bahkan enggan berjabat tangan dengan Henderson usai laga dan tampak kesal di pinggir lapangan.
Gol Munoz Dianulir VAR, Drama Meledak di Pinggir Lapangan
Palace sempat menggandakan keunggulan di menit 58 melalui Daniel Munoz, namun gol dianulir karena Sarr dianggap offside.
Drama memanas di sisi lapangan, saat ofisial kedua tim terlibat adu mulut hingga harus dilerai.
Sejarah Baru untuk Palace, Musim Kelam untuk City
Dengan kemenangan ini, Crystal Palace meraih trofi FA Cup 2024/2025 dan otomatis lolos ke Liga Europa musim depan.
Sebaliknya, Manchester City menutup musim tanpa satu pun gelar—kegagalan pertama sejak era awal Pep Guardiola di Etihad pada 2016/2017.
“Kami mungkin bukan tim bertabur bintang, tapi kami punya semangat luar biasa,” ujar Eze penuh emosional dalam wawancara pascalaga di ITV. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira